TribunKaltim/

Jelang Laga Barca Vs Madrid, Ujian Perdana Barcelona tanpa Neymar

APA yang akan terjadi pada Barcelona tanpa Neymar? Pertanyaan inilah yang menyeruak saat striker asal Brasil itu memutuskan hengkang dari Camp Nou

Jelang Laga Barca Vs Madrid, Ujian Perdana Barcelona tanpa Neymar
PHILIPPE LOPEZ/AFP
Bintang asal Brasil, Neymar, berpose dengan jersey nomor 10 di klub barunya, Paris Saint-Germain (PSG), dalam acara pekenalan dirinya di Stadion Parc des Princes, Paris, Jumat (4/8/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - APA yang akan terjadi pada Barcelona tanpa Neymar? Pertanyaan inilah yang menyeruak saat striker asal Brasil itu memutuskan hengkang dari Camp Nou dan menerima pinangan Paris Saint-Germain (PSG).

Kepergian Neymar menyisakan banyak pertanyaan terkait taktik yang akan diterapkan Barcelona. Maklum, di empat musim terakhir, striker 25 tahun itu telah menjelma menjadi salah satu penggawa utama di lini depan Barca. Bersama Lionel Messi dan Luis Suarez, mereka membentuk trisula maut trio MSN.

Selama berseragam Barca, Neymar total membukukan 105 gol dan 80 assist dari 186 pertandingan di berbagai kompetisi. Performa positifnya itu turut mengantarkan Barca menjuarai berbagai gelar, antara lain tiga Copa Del Rey, dua La Liga, hingga satu Liga Champions.

Kini semua orang menunggu apa yang bakal terjadi di Barcelona tanpa Neymar. Ujian berat itu harus dilakoni oleh tim asuhan Ernesto Velvarde saat menjamu musuh bebuyutan Real Madrid di leg pertama Piala Super Spanyol di Stadion Camp Nou, Senin (14/8) dinihari.

Sebagian pengamat menilai Barca akan sangat kehilangan sosok Neymar di pertandingan ini. Apalagi pada saat pramusim, Neymar menjadi aktor sentral di balik keberhasilan Barcelona.

Memang masih ada Gerard Deulofeu yang siap dipromosikan mengisi kekosongan itu. Di pertandingan Joan Gamper Trophy beberapa hari lalu, pemain yang baru dipulangkan dari Everton itu mampu ujuk gigi.

Dia menyumbang satu dari lima gol ke gawang Chapecoense. Tapi tetap saja banyak pihak yang kurang yakin Deulofeu bakalan langsung nyetel dengan Messi dan Suarez, terutama menghadapi laga berat seperti El Clasico.

Mantan pelatih timnas Spanyol, Vicente Del Bosque dalam hal ini punya pandangan berbeda. Dia malah melihat absennya Neymar akan membuat permainan Barca kian berkembang.

Sejatinya Barca memang tidak perlu khawatir. Meski kehilangan Neymar, mereka masih punya Messi. Sesungguhnya bintang Argentina inilah ancaman utama bagi Los Blancos.

Berbeda dengan Barcelona yang masih pencari sosok pengganti Neymar, Madrid justru datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka siap mengobrak-abrik Camp Nou karena memiliki persiapan matang. Kesiapan itu sudah mereka buktikan pada tengah pekan, yakni dengan kesuksesan merengkuh Piala Super Eropa. Di ajang itu tim asuhan Zinedine Zidane berhasil mengalahkan raksasa Inggris, Manchester United dengan skor 2-1.

Zidane mengatakan Madrid kini membidik trofi kedua di awal musim ini dan berupaya mempertahankan kembali mahkota La Liga.

Madrid sendiri sebenarnya juga tak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya. Zidane tak bisa memainkan Luka Modric karena terkena skorsing satu pertandingan saat melakoni laga Piala Super Spanyol tahun 2014. Lazimnya, Modric menjadi salah satu pemain yang dipastikan menjadi starter di laga-laga penting.

Bagi Madrid, duel ini menjadi peluang menyudahi penantian di Piala Super Spanyol. Pasalnya, terakhir kali mereka berjaya di event ini adalah di tahun 2012 dengan memukul Barcelona. Madrid memang sempat tampil di Piala Super Spanyol tahun 2014. Namun mereka dikalahkan Atletico Madrid. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help