TribunKaltim/
Home »

News

» Etam

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Banyak Diburu, Ikan Arwana Super Red Kalimantan Diambang Kepunahan

Di balik pesona tubuh ikan arwana yang mengesankan, ada kesedihan yang mendalam bagi habitat arwana.

Banyak Diburu, Ikan Arwana Super Red Kalimantan Diambang Kepunahan
NET
Ikan hias arwana Super Red Kalimantan 

Baca: Chelsea Kalah, Conte Sesalkan Kartu Merah Cahill

Baca: Wali Kota Rizal Effendi Buka Jalan Sehat BUMN, Ini Pesannya untuk Warga Balikpapan

Baca: Lihat Jam, Kapan Waktu yang Tepat untuk Bercinta, Ternyata dalam Sehari Ada 2 Kali Lho!

Cemaran yang masuk ke perairan dapat berasal dari perindustrian seperti halnya logam berat, minyak, fenol, dan panas.

Juga berasal dari industri pertanian seperti herbisida, pestisida, dan pupuk, maupun permukiman penduduk.

Cemaran dapat berakibat langsung pada kematian ikan, terutama larva dan yuwana ikan.

Sisi lainnya, ancaman musnah karena ada penangkapan secara berlebihan, tidak memikirkan untuk zaman mendatang.

Penangkapan ikan, sering terjadi orang melakukan penangkapan dengan alat yang membahayakan bagi keberlanjutan populasi ikan.

Alat yang dimaksud berupa racun kimia, bom dan setrum. Racun dan setrum efektif dalam menangkap ikan, namun yang terjadi bukan saja ikan sasaran yang tertangkap; juga ikan jenis lain dan anak-ikan yang bukan sasaran.

Penggunaan bom sungguh sangat merusak, pertama semua ikan dari segala ukuran mati dan ke dua habitat ikan hancur.

Disamping itu juga didorong oleh keinginan meraih keuntungan yang besar tanpa mempedulikan hari esok, banyak orang melakukan penangkapan yang berlebihan termasuk menangkap anak-anak ikan. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help