TribunKaltim/

Merinding, Sebelum Tewas, Begini Isi Curhatan Johannes Marliem, Saksi Kunci e-KTP yang Tewas

Kematian Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik) menyisakan banyak misteri.

Merinding, Sebelum Tewas, Begini Isi Curhatan Johannes Marliem, Saksi Kunci e-KTP yang Tewas
Instagram/@mir_at_lgc
Johannes Marliem 

"Jadi tolong jangan diplintir lagi. Saya tidak ada kepentingan soal rekaman.

Dan ada rekaman SN (Setya Novanto) atau tidak, saya juga tidak tahu. Namanya juga catatan saya," ucap Marliem.

Marliem juga sempat membantah soal isi surat dakwaan yang menyebut ia sempat memberikan duit US$ 200.000 kepada Sugiharto

Mantan pejabat Kemendagri itu sudah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sebagai buktinya, ia memberikan potongan rekaman pembicaraannya dengan Sugiharto.

Dalam pembicaraan itu, Marliem hanya ingin memberikan teknologi yang terbaik serta bekerja demi kesuksesan program e-KTP.

Johanes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP
Johanes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP (Kolase/TribunKaltim.co)

Harga yang ia berikan kepada konsorsium pun merupakan harga wajar.

Dia menyebutkan tidak digelembungkan seenaknya, untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Meskipun perusahaannya berbasis di Amerika Serikat, Marliem menggaransi data kependudukan tidak akan bocor.

Pasalnya server dan storage system berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help