TribunKaltim/

Calon Haji

Satu Calhaj Terunda Keberangkatan Karena Sakit

Diagnosis sementara, Pak Kaco menderita TB. Tapi, beberapa waktu lalu kami meminta hasil tes di RSKD tidak ditemukan penyakit tersebut

Satu Calhaj Terunda Keberangkatan Karena Sakit
Associated Press/Mosa'ab Elshamy
Jamaah haji mengeliling Ka’bah di Mekkah, Saudi Arabia. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Harapan untuk segera menginjakkan kaki di tanah suci Mekkah, pasti ada pada setiap calon haji (Calhaj). Tapi, salah satu calhaj asal Malinau ini harus lebih bersabar dan tawakal serta terus berdoa agar bisa diberangkatkan. Pasalnya, setelah mendapatkan pengecekan kesehatan oleh tim dokter kloter, satu dari 52 calhaj Malinau terpaksa ditunda keberangkatannya.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Malinau, Mursyal Noor mengungkapkan, calhaj yang ditunda keberangkatannya bernama Kaco (72). Jumat (11/8) lalu saat seluruh calhaj sudah berada di Bandara Sepinggan Balikpapan dan siap berangkat, yang bersangkutan diperiksa kembali oleh tim dokter.

"Benar, bahwa salah satu calhaj kita ini tertunda keberangkatannya. Bukan batal lo ya! Saat akan berangkat, mungkin tim dokter embarkasi melihat Pak Kaco ini sangat lemah dan lemas. Kemudian, dokter embarkasi memeriksanya. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim dokter berkesimpulan beliau tidak bisa diberangkatkan untuk sementara ini. Dokter juga menyatakan tidak berani memberangkatkan beliau dengan keadaan seperti itu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selularnya, kemarin.

Usai pemeriksaan menyeluruh, terang Mursyal, Kaco langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk kembali mendapatkan perawatan oleh tim medis. Perawatan tersebut, agar Kaco dapat menyusul calhaj Malinau lainnya yang telah lebih dahulu berangkat ke tanah suci sejak Jumat lalu.

"Insya Allah, jam 18.00 WITA (Senin, 14/8) ini kami akan ke RSKD untuk melihat perkembangan beliau. Saya juga saat ini masih ada di Balikpapan untuk menunggu beliau sampai berangkat. Kita sama-sama berdoa saja, beliau juga dapat menyusul calhaj Malinau lainnya. Soal penyakit pastinya, saat ini saya masih belum bisa menjelaskan," paparnya.

Sesuai informasi dari tim dokter embarkasi, tutur Mursyal, Kaco memiliki penyakit Tuberculosis (TB). Namun sekali lagi ditegaskan penyakit tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebab, pemeriksaan saat di Bandara Sepinggan masih sementara saja. Mursyal baru dapat memastikan penyakit yang diderita Kaco, setelah mendapatkan pernyataan dari tim dokter RSKD.

"Diagnosis sementara, Pak Kaco menderita TB. Tapi, beberapa waktu lalu kami meminta hasil tes di RSKD tidak ditemukan penyakit tersebut pada Pak Kaco. Hasil tes dinyatakan negatif oleh dokter. Nah, jadi saya juga tidak dapat memastikan penyakit apa yang diderita. Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya nanti," jelasnya.

"TB itu kan ada tingkatannya. Kemungkinan, Pak Kaco belum pada tingkatan yang kronis. Ya semoga saja seperti itu. Jadi, beliau dapat segera berangkat. Ketika nanti sudah selesai pemeriksaan, dan dinyatakan bisa berangkat maka beliau akan dibawa kembali ke embarkasi untuk mempersiapkan keberangkatannya ke tanah suci Mekkah,ö lanjutnya.

Kemungkinan Gabung Kloter 13
APABILA memungkinkan untuk berangkat, Kaco (72) calhaj Malinau yang tertunda keberangkatannya karena diduga memiliki penyakit TB akan diberangkatkan bersama-sama dengan calhaj pada kloter 13. Kasi PHU Kemenag Malinau, Mursyal Noor mengungkapkan, sesuai dengan jadwal keberangkatan seluruh calhaj Malinau berangkat di kloter 11.

"Kemungkinan besar begitu skenarionya. Kalau pernyataan dokter di embarkasi Balikpapan, Pak Kaco bisa diberangkatkan. Perlu juga saya sampaikan, bahwa seluruh calhaj kita telah sampai di Mekkah dengan keadaan sehat wal afiat. Saat ini, seluruh calhaj Malinau sudah berada di penginapan sesuai dengan penentuan kloter," jelasnya.

Untuk kloter 11 ungkap Mursyal, calhaj akan berada di Maktab 59. Terkait dengan jadwal ibadah haji, Mursyal menjelaskan, jadwal pertama Wukuf di Arafah diperkirakan akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan September mendatang. Namun, terpenting saat ini, adalah memberangkatkan Kaco ke tanah suci Mekkah.

Sebanyak 52 calhaj beserta pendamping berangkat dari Malinau, Kamis (10/8), pagi menggunakan speedboat menuju Kota Tarakan. Selanjutnya, pada Jumat (11/8), pukul 09.00 WITA seluruh calhaj Malinau berangkat menuju Balikpapan dan melanjutkan perjalanan ke Jeddah. (*)

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help