TribunKaltim/

Kebugaran

Jangan Lari Terlalu Cepat, Ini Manfaatnya Slow Run

Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat, setidaknya tidak lambat, untuk mendapatkan manfaat sehat.

Jangan Lari Terlalu Cepat, Ini Manfaatnya Slow Run
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat, setidaknya tidak lambat, untuk mendapatkan manfaat sehat.

Padahal cepat atau lambat, berlari sama-sama memberikan manfaat sehat, baik fisik maupun mental, kata Alissa Rumsey MS, RD, CDN, NSCA-CSCS.

“Banyak klien saya merasa kalau diri mereka tidak layak untuk bergabung dalam kompetisi berlari karena sangat lambat. Padahal sebenarnya, berlari lambat atau cepat, Anda masih akan menuai banyak manfaat. Bahkan, sebuah laporan baru-baru ini menemukan bahwa pelari di Amerika telah mencatat waktu balapan yang jauh lebih lambat dalam 20 tahun terakhir. Itu berarti Anda tak sendiri,” kata Rumsey.

Jadi sebelum Anda membuang sepatu lari Anda, simaklah alasan mengapa berlari lambat sebenarnya tetap menjadi aktivitas yang baik.

Baca: Atur Napas Anda saat Berlari, Begini Hitungannya

Baca: Tak Semua Orang Kuat Berlari, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Sungguh Simpatik. . . Alih-alih Berlari Secepatnya, Atlet Ini Malah Menolong Lawannya yang Jatuh

Baca: Hobi Berlari? Ini 7 Tips Agar Latihan Anda Maksimal

Baca: Sudah Rutin Berlari tapi Lemak kok tak Hilang juga?

Risiko cedera berkurang

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help