TribunKaltim/

Samarinda Tidak Dapat Jatah Alokasi Dana Desa

Kota Samarinda tidak akan mendapatkan jatah alokasi dana desa dari pemerintah pusat. Pasalnya, kota yang dijuluki 'Kota Tepian' tidak memiliki desa.

Samarinda Tidak Dapat Jatah Alokasi Dana Desa
Tribunkaltim.co/Budhi Hartono
Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda, Retno Harjantari Iriana 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda tidak akan mendapatkan jatah alokasi dana desa dari pemerintah pusat. Pasalnya, kota yang dijuluki 'Kota Tepian' tidak memiliki desa. Walhasil tidak kebagian atau menikmati kucuran dana desa yang digelontorkan dari Perubahan APBN 2017 sebesar Rp 60 triliun.

Ini dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda Retno Harjantari Iriana kepada Tribun, di ruang kerjanya, Kantor Kejari Samarinda, Jalan M Yamin. Meski tidak memiliki desa, Kejari Samarinda tetap menggelar acara sosialisasi TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah).

Kegiatan yang dilaksanakan besok (Kamis 24/8) merupakan Gerakan Nasional Seluruh Kejaksaan Sosialisasi Dana Desa dan TP4D. Kegiatan digelar di seluruh Kejaksaan Negeri di Indonesia.

"Besok itu Gerakan Nasional seluruh Kejaksaan di Indonesia mengadakan sosialisasi tentang dana desa dan TP4D. Karena Samarinda tidak punya desa dan tidak ada dana desa untuk perkotaan, tetap ada acaranya. Materinya menyesuaikan, tapi tetap TP4D ada," jelas Retno, kepada Tribun, Rabu (23/8/2017).

Untuk diketahui, wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tercatat 1.323 desa yang akan mendapatkan pengarahan dan sosialisasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) terkait penggunaan dana desa yang segera dikucurkan tahun ini. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help