TribunKaltim/

Bercanda Pura-pura Tenggelam, Ternyata Begini Nasib Tragis Pelajar SMA Teluk Pandan

Seorang pelajar tenggelam di kolam renang Hotel Grand Equator, Bontang, Minggu (27/8) pagi. Korban bernama Yuda Negara (16), siswa SMA Negeri 1 Teluk

Bercanda Pura-pura Tenggelam, Ternyata Begini Nasib Tragis Pelajar SMA Teluk Pandan
tribunkaltim/udin dohang
KORBAN TENGGELAM - Ni Made Lasmini terbaring lemah di selasar RS PKT. Dia tak kuasa menerima kematian puteranya, Yudha Negara, pelajar SMA Negeri 1 Teluk Pandan yang tenggelam saat mengikuti tes renang sekolahnya 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Seorang pelajar tenggelam di kolam renang Hotel Grand Equator, Bontang, Minggu (27/8) pagi. Korban bernama Yuda Negara (16), siswa SMA Negeri 1 Teluk Pandan meregang nyawa saat mengikuti pelajaran olahraga renang sekolahnya.

Peristiwa naas tersebut terjadi saat kolam renang diisi puluhan siswa sekelas Yuda, yang tengah mengikuti tes renang. Rombongan kelas 2 IPS 1 SMA Negeri 1 Teluk Pandan dipimpin guru olahraga, Fernando. Saat itu sang guru berencana mengambil nilai renang untuk pelajaran olahraga.

Baca: Begini Pengakuan Kernet Bus yang Masuk Jurang di Kilometer 28

"Kami sempat makan siang dulu, ternyata baru sadar kalau Yuda tidak ada," kata rekan sekelasnya, Edi Agus saat ditemui di kamar jenazah, Rumah Sakit PKT usai kejadian.

Edi menuturkan, saat rombongan mereka tiba di kolam renang, guru Fernando mengimbau agar seluruh siswa tak langsung berenang. Hanya saja, imbauan tersebut tak digubris tiga siswa, yakni Saldi, Yuda, dan Ardiansyah.

"Pak Fernando bilang jangan ada yang berenang dulu, tapi bilas badan lebih dulu. Tiga teman kami langsung lompat ke kolam sedalam 3 meter," tutur Edi.

Di dalam kolam, ketiga siswa itu asyik mandi dan bercanda di kedamalam 3 meter. Sementara teman kelas lainnya memilih berenang di kolam 1 meter. Menikmati permainan, Yuda bercanda berpura-pura tenggelam. Petugas yang melihat aksi Yuda, langsung menghampiri ke bibir kolam.

Baca: Serunya Kelas Inspirasi Balikpapan, 120 Relawan Berbagi di 11 Sekolah Dasar

Ditanya oleh petugas, Yuda mengangguk baik. Dia mengaku hanya bercanda dengan dua orang rekannya, kemudian petugas meninggalkan Yuda dengan rekannya.

Tak berselang lama, Ardi keluar dari kolam memindahkan pakaiannya. Sedangkan, Saldy memutuskan berenang menjauh meninggalkan Yuda. Sementara korban, masih mandi di kolam sedalam 3 meter tersebut. Selanjutnya, seluruh teman sekelasnya keluar kolam untuk santap siang.

Mulanya, Saldi dan Ardi berpikir, korban keluar untuk membeli makanan. Namun, setelah ditunggu selama satu jam korban tak kunjung tiba. Dari situ, para teman sekelas dan guru mulai panik. Segera guru olahraga Fernando mencebur ke dasar kolam mencari siswanya.

Baca: Kompak Ingin Mancung, Kondisi Hidung Tiga Sahabat Ini Bikin Mereka Malu Keluar Rumah

Kondisi air tak jernih, membuat jarak pandang Fernando terbatas. Namun, salah satu siswa curiga ada bayangan orang di dalam air. Setelah diselami, ternyata tubuh Yuda sudah mulai kaku. Dari mulutnya keluar busa, serta mata dan telingannya mengeluarkan darah.

"Langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKT, hanya saja korban sudah meninggal," ungkap Edi. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help