TribunKaltim/

Dua Karung Pupuk Hilang Perusahaan Sawit Polisikan Asri

Asri dilaporkan ke Polisi dengan tudingan melakukan tindak pidana pencurian ringan dua karung pupuk merk NPK Granul

Dua Karung Pupuk Hilang Perusahaan Sawit Polisikan Asri
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Ilustrasi: Pupuk bersubdisi diamankan

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Karena kehilangan dua karung pupuk, pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sebakis Inti Lestari dan PT Sebuku Inti Plantation (PT SIL / PT SIP) mempolisikan Asri Ismaila.

Asri dilaporkan ke Polisi dengan tudingan melakukan tindak pidana pencurian ringan dua karung pupuk merk NPK Granul.

"Tanggal 9 September 2017 kami menerima laporan dari Suwasto selaku koordinator security di Base Camp PT SIL PT SIP, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan," ujar Kapolres Nunukan AKBP.Jepri Yuniardi, Minggu (10/9).

Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu Muhamad Karyadi mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan pencurian yang dilakukan Asri.

Karyadi menceritakan, pencurian itu berawal saat Rabu (30/8) sekitar pukul 06.30, Eron selaku petugas mandor perawatan mengeluarkan 79 karung pupuk dari gudang.

Pupuk itu dibawa ke lokasi kerja di Blok L 11 Afdeling 5 Divisi 3 PT SIL / PT SIP. Saat itu karyawan sudah mulai bekerja. "Lalu sekira pukul 09.00, pupuk diketahui hilang sebanyak dua karung," ujarnya.

Saat dilakukan pencarian, ditemukan sekarung pupuk di lokasi yang tidak jauh dari tempatnya diletakkan pertama. Saat ditemukan, pupuk tersebut ditutupi dengan pelepah sawit.

"Setelah itu di tempat yang tidak jauh dari tempat pertama diletakkan pupuk tersebut, ditemukan lagi sekarung pupuk yang ditutup dengan pelepah sawit," ujarnya.

Sekitar pukul 17.00, diketahui ada seorang laki-laki yang datang di tempat pupuk yang hilang ditemukan. "Namun hanya dilihat saja oleh laki-laki tersebut," ujarnya.

Sekitar pukul 18.30, ada seorang pria lagi terlihat datang ke tempat pupuk disembunyikan. Kemudian pupuk tersebut diambil dan dipindahkan ke tempat lainnya.

"Mengetahui hal tersebut anggota satpam yang melakukan pengintaian langsung mendatangi pelaku dan diketahui orang tersebut adalah terlapor atas nama Asri," katanya.

Asri dengan barang bukti pupuk kemudian diamankan di Pos Security PT SIL/ PT SIP. "Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib," ujarnya.

Atas kejadian dimaksud, Polisi yang telah menerima laporan lalu membuat laporan Polisi. "Kemudian membuat STPL serta menyerahkan kepada piket Reskrim," ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help