TribunKaltim/

Liga Indonesia

Gagal Menang Lawan Bali United di Kandang, Iwan Setiawan Kritik Kualitas Wasit Asing

Pesut Etam harus puas dengan skor kacamata, setalah ditahan imbamg Bali United 0-0 di Stadion Segiri.

Gagal Menang Lawan Bali United di Kandang, Iwan Setiawan Kritik Kualitas Wasit Asing
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pemain borneo FC bersama pelatih Iwan Setiawan, dan ofisial ditahan Bali United dengan skor kaca mata pada pertandingan Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC gagal mewujudkan ambisi 3 poin di kandang sendiri.

Pesut Etam harus puas dengan skor kacamata, setalah ditahan imbamg Bali United 0-0 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/9/2017) pukul 22.00 Wita.

Usai laga, Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan menyoroti kinerja wasit Rysbek Shekerbekov.

Ia menilai wasit asal Kyrgyzstan tak mengangkat kualitas wasit Liga 1. Bahkan Iwan berani menyebut kualitas Rybsek parah dibanding wasit lokal.

"Saya melihat kasian abang-abang di PT Liga mendatangkan wasit dari luar, tali kualitasnya parah sekali. Rasanya saya harus obyektif. Jadi menurut saya tidak ada kualitas. Harusnya wasit asing jadi panutan. Saya tahu peraturan wasit, law of the game. Jadi ini memperburuk kualitas Liga. Tolong ditulis, jika wartawan peduli dengan kemajuan kompetisi sepakbola Indonesia, jangan gak ditulis," ungkapnya dengan nada tegas.

Menurut Iwan, wasit Rysbek kurang cermat mengambil keputusan yang beberapa kali justru merugikan timnya.

Secara keseluruhan Rysbek mengeluarkan 5 kartu kuning pasa pertandingan tersebut.

Tiga kartu kuning untuk Borneo FC yaitu Shane Smeltz, Leo Tupamahu, dan Terens Puhiri. Sedangkan dua kartu kuning lainnya diterima tim tamu, Nick Van der Velden dan Yabes Rony.

Saking kesalnya dengan kepemimpinan wasit, Iwan sampai berani bertaruh dengan awak media soal kepemimpinan wasit asing pada laga tersebut.

"Menurut kalian wasitnya bagus gak?  Yuk taruhan sama saya kita lihat pertandingan ukangnya di televisi," ujar pelatih yang saat itu mengenakan topi merah.

Hasil imbang ini membuat Borneo FC tertahan di peringkat 11 dengan koleksi 33 poin. Semakin terpaut jauh dengan papan atas. Sedangkan Bali United tertahan di posisi 2 dengan raihan 45 poin. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help