TribunKaltim/

Kabar Gembira, Bontang Dapat Tambahan Jargas 14 Ribu SR

Kabar gembira bagi warga Kota Bontang. Pada 2018 mendatang, Bontang bakal mendapat kuota jaringan gas Jargas) 14 ribu SR

Kabar Gembira, Bontang Dapat Tambahan Jargas 14 Ribu SR
TRIBUN KALTIM / RUDY FIRMANTO
Endang, warga RT 4 Kelurahan Karang Jati Balikpapan Tengah saat menunjukkan meteran gas di rumahnya, minggu (5/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - BONTANG - Kabar gembira bagi warga Kota Bontang. Pada 2018 mendatang, Bontang bakal mendapat kuota jaringan gas rumah tangga (Jargas) sebanyak 14 ribu Sambungan Rumah (SR).

Hal ini disampaikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni usai berkonsultasi ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) beberapa waktu lalu. Menurut Neni, Bontang kembali dipercaya memperoleh kuota jargas lantaran kesiapan secara infrastruktur dan lahan.

"Dari kunjungan kemarin, kita dipercaya kembali untuk terima kuota Jargas 14 ribu sambungan. Jadi seluruh kelurahan akan menikmatinya," ujar Neni.

Baca: VIDEO – Mengalami Dua Kali Kecelakaan Jamaah Haji Samarinda Akhirnya Tiba Dengan Selamat

Dijelaskan, saat ini total warga yang telah menikmati sambungan jargas baru di tiga kelurahan, Gunung Telihan, Kanaan, dan sebagian Gunung Elai. Tahun ini, pemkot mendapat kuota tambahan jargas 8 ribu sambungan, yang akan disalurkan ke Kecamatan Bontang Selatan.

Dari jumlah itu, Bontang masih membutuhkan sekitar 14 ribu sampai 16 ribu sambungan untuk memenuhi kebutuhan jargas di Bontang. Dengan komitmen Kementerian ESDM akan menyalurkan lagi kuota gas 14 ribu tahun depan. Artinya, masih ada sekitar 2 ribu rumah yang akan diusulkan untuk mendapat sambungan kembali.

"Kita tahun ini terima 8 ribu, jadi totalnya sudah mencapai 13 ribu sambungan. Apabila tahun depan kita terima 14 ribu, masih ada 2 ribu lagi yang harus kita perjuangkan," tuturnya.

Baca: Oki Setiana Dewi Berhaji dalam Kondisi Hamil Tua, Kisah Monumental Ini yang Menguatkannya

Ia optimistis, seluruh warga Bontang bakal menikmati sambungan jargas. Sebagai kota gas, seharusnya kebutuhan untuk gas telah terpenuhi. Ketua DPD II Partai Golkar ini mengaku cukup miris menyaksikan masyarakat Bontang kesulitan memperoleh gas tabung tiga kilogram selama beberapa pekan terakhir.

Hal ini juga akan disampaikan ke Kementerian terkait sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah pusat agar memprioritaskan Bontang sebagai kota Jargas.

"Kita ini kota pengolah gas, makanya saya selalu minta agar Bontang dapat prioritas soal jaringan gas. Dan Alhamdulillah, saat saya ke Kementeria ESDM lalu, saya dapat kabar tambahan 14.000 sambungan itu," tandasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help