TribunKaltim/

Pendaftaran CPNS di Kaltara Bermasalah, ini Penyebabnya

Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Katara resmi dibuka, Senin (11/9/2017).

Pendaftaran CPNS di Kaltara Bermasalah, ini Penyebabnya
(TRIBUNKALTIM/DOAN PARDEDE)
Warga mengurus adminitrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulungan, Jalan Meranti, Tanjung Selor, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Katara resmi dibuka, Senin (11/9/2017). 

Di hari pertama ini, sejumlah keluhan pelamar mulai terdengar.

Baca: Asyik Selfie Cantik di Kamar, DJ Butterfly Bikin Heboh, Cuma Pakai Baju Jaring-Jaring Tembus Pandang

Rata-rata, pelamar mengeluhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang tidak terbaca portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk mempertanyakan masalah tersebut, sejumlah pelamar juga mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan di Jalan Meranti, Tanjung Selor.

Baca: Polisi Mesir Gerebek Dua Apartemen dan Bunuh 10 Terduga Militan Kelompok Ikhwanul Muslimin

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bulungan Abdul Wahid yang ditemui di ruangannya mengakui bahwa ada masih ada beberapa data penduduk di Kabupaten Bulungan yang belum sinkron dengan data di Pemerintah Pusat.

Hal ini menurutnya disebabkan belum tuntasnya peralihan data kependudukan dari provinsi induk Kalimantan Timur ke Provinsi Kaltara.

Baca: Ibu Rumah Tangga Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Ternyata Ini yang Dilakukan di Akun Facebooknya

"Karena peralihan itu. Jadi ada data penduduk yang tidak terdaftar di Jakarta. Itu masalahnya," jelasnya.

Baca: Menikah dengan 8 Pria, Wanita Ini Dalam Sekejap Kabur Bawa Uang Hantaran Ratusan Juta

Dan sayangnya, Disdukcapil Bulungan juga tak punya solusi untuk permasalahan ini. Pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat, terkait solusi permasalahan tersebut. Dia juga meminta agar masyarakat bersabar dan terus memantau perkembangan terkini di Disdukcapil Kabupaten Bulungan.

"Kita masih terus menunggu, apa solusinya dari sana (pusat)," ujarnya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help