TribunKaltim/

Begini Hasil Hearing OmbdusmanTerkait Bentrokan Mahasiswa dan Polisi saat Demo di Kantor Walikota

Atas peristiwa demonstrasi yang panas ternyata membuat kekecewaan. Yang seharusnya tidak perlu terjadi sebaliknya muncul.

Begini Hasil Hearing OmbdusmanTerkait Bentrokan Mahasiswa dan Polisi saat Demo di Kantor Walikota
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Demo mahasiswa di kantor Walikota Balikpapan Jalan Jendral Sudirman pada Senin (11/9/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN -  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan rapat dengar pendapat atau hearing dengan Polres Balikpapan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Pertemuan tersebut berlangsung pukul 15.00 Wita pada Selasa (12/9/2017 di kantor ORI Jalan Boulevard, Perumahan Balikpapan Baru.

Mereka yang hadir di pertemuan tersebut adalah Kapolres Balikpapan AKBP Jeffry Dian Juniarta didampingi Kompol Yolanda Evalyn Sebayang, dan dari pemkot hanya diwakili Masrani Subiyani Kabag Pemerintahan Pemkot Balikpapan.

Baca: Satu Jamaah Haji Kukar Meninggal Dunia

Pertemuan tersebut bersifat tertutup. Tribunkaltim.co mesti harus menunggu sekitar 45 menit lebih, barulah diperkenankan untuk lakukan wawancara.

Saat dimintai tanggappannya, Kepala ORI Kaltim, Syarifah Rodiah menjelaskan, tujuan pelaksanaan hearing atau rapat dengar pendapat untuk meminta kejelasan pihak-pihak terkait atas peristiwa aksi demonstrasi soal banjir yang berlangsung ricuh.

Atas peristiwa demonstrasi yang panas ternyata membuat kekecewaan. Yang seharusnya tidak perlu terjadi sebaliknya muncul.

"Ada beberapa poin dari hasil cerita yang terungkap. Memang ada penyebab yang memunculkan kericuhan," ujarnya.

Seperti halnya mengenai pelaksanaan demonstrasi yang tidak sesuai jadwal. Harusnya agenda jam 09.00 Wita namun faktanya massa mahasiswa beraksi pada jam 14.00 Wita.

Baca: Dengar Teuku Wisnu Poligami, Ibunda Langsung Jatuh Sakit

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help