TribunKaltim/

Gubernur Awang Sebut Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilintasi mulai Mei 2018

Kunjungan ke proyek tol Balikpapan-Samarinda dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Senin (11/9) malam.

Gubernur Awang Sebut Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilintasi mulai Mei 2018
tribunkaltim.co/cornel dimas satrio kusbinanto
Sejumlah pekerja proyek tol Balikpapan-Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kunjungan ke proyek tol Balikpapan-Samarinda dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Senin (11/9) malam. Awang mengajak sejumlah wartawan dan pejabat dinas terkait untuk melihat langsung perkembangan proyek tol yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Kaltim.

DENGAN semangat, Gubernur Awang berbicara mengenai progress pembangunan jalan tol di depan media. Peninjauan proyek jalan tol malam-malam ini sekaligus menjawab pertanyaan beberapa pihak yang masih meragukan komitmen Pemprov Kaltim menyelesaikan jalan tol pada akhir 2018.

"Pegang kata-kata saya ya. Saya pastikan jalan tol selesai 2018. Hari ini saya bawa wartawan biar menyaksikan langsung. Kalian boleh tanya. Kenapa masih ada tanam tumbuh. Apakah ada lahan tambang di jalan tol yang belum selesai. Begitu juga dengan masalah kebun binatang milik Abun," ujar Awang di sela-sela kunjungan.

Baca: Demo Banjir di Kantor Walikota Ricuh, Satu Mahasiswa tak Sadarkan Diri Kena Pukul

Hasil kunjungan, khusus pembebasan lahan per seksi, selanjutnya dijelaskan Heri Susanto, PPTK Pembebasan Lahan Tol BPP-SMD.

Seksi 1 lahan bebas 99,99 persen. Seksi 2 sebanyak 49,90 persen, seksi 3 laham bebas 97,17 persen, seksi 4 ada 87, 52 persen yang sudah bebas. Terakhir, seksi 5 lahan bebas ada 78, 82 persen.

Permasalahan lahan seksi 2 yang belum selesai hingga 50 persen dikarenakam adanya tanam tumbuh warga. Solusi akan hal ini, sudah ada legal opinion dari Kejati Kaltim perihal pembayaran tanam tumbuh tersebut.

"Legal opinion dari Kejati sudah ada. Di legal opinion diatur tanam tumbuh yang akan dibayar, adalah tanam tumbuh yang usianya sudah lebih 10 tahun dari penetapan Area Penggunaan Lain (APL) di Tahura," ujar Joko, Kabid Bina Marga Dinas PU Kaltim.

Baca: Kabar Gembira, Bontang Dapat Tambahan Jargas 14 Ribu SR

Dari luasan seksi 2 sepanjang 25 km, tanam tumbuh yang terdata sepanjang 16 km. Disebut Heri Susanto, ada 164 penggarap tanah tumbuh yang akan diajak mediasi pada minggu ini.

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help