TribunKaltim/

Kiper Timnas Indonesia Mengaku Namanya Dijatuhkan di Klubnya

Itu cuma buat menjatuhkan saya. Saya jujur kecewa karena asal bicara saja dan omongannya nglantur

Kiper Timnas Indonesia Mengaku Namanya Dijatuhkan di Klubnya
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Penjaga gawang Timnas Indonesia Satria Tama Hardiyanto (tengah) meringis kesakitan setelah mengalami benturan dengan Vietnam dalam pertandingan sepak bola Sea Games 2017 di Stadion Selayang, Malaysia, Selasa (22/8/2017) 

TRIBUNKALTIM.CO - Satria Tama geram dengan komentar pedas Asisten Pelatih Persegres Gresik United, Pudji Handoko soal dirinya yang tak kunjung membantu Persegres pasca usai membela Timnas.

Pudji Handoko yang beberapa waktu lalu sempat mempertanyakan loyalitas Satria Tama, mengatakan jika seharusnya usai membela Timnas, Satria kembali ke Persegres dan memperkuat tim, apalagi ditengah kondisi tim yang sedang terpuruk.

Baca: Astaga! Wanita Ini Ancam Gugurkan Kandungan Jika Permintaannya tak Dipenuhi

Mengetahui sang pelatih berkomentar soal hal ini, Satria Tama tak terima. Menurutnya hal itu sengaja menjatuhkan namanya.

Baca: Beli Ganja Untuk sang Ayah, Andi Ditangkap Polisi

"Itu cuma buat menjatuhkan saya. Saya jujur kecewa karena asal bicara saja dan omongannya nglantur," tutur Satria Tama, Rabu (13/9/2017).

Tak hanya itu, Satria Tama menilai jika Pudji berniat mencari gara-gara dengan dirinya. Sebab dirinya mengaku telah meminta izin pada pelatih kiper untuk izin menjalani terapi.

Baca: Ada Lomba Meme dan Selfie Kontes Jasa Raharja, Hadiahnya Menggiurkan lho

"Mungkin dia mau cari gara-gara. Padahal saya sudah izin ke pelatih dan apabila cedera saya sudah sembuh saya pasti kembali ke tim. Tapi saya juga gak tahu komentar Pudji kayak gitu," ujarnya.

Baca: Foto Asma Dewi dengan Sejumlah Tokoh Beredar, Netizen: Seorang Dikenali Karena Temannya

Seperti diketahui, Satria Tama memang sempat mengalami cedera saat membela Timnas U22, bahkan saat melawan Vietnam dirinya Satria harus absen karena cedera pada betisnya. (Surya/Dya Ayu)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help