TribunKaltim/

Puluhan Pedagang Pasar Subuh Ngeluruk ke Disperidagkop

Pak Butet, seorang pedagang pasar subuh meminta agar Disperindagkop menyediakan lokasi baru yang layak.

Puluhan Pedagang Pasar Subuh Ngeluruk ke Disperidagkop
TRIBUNKALTIM/DOAN PARDEDE
Pedagang pasar subuh/bongkaran mendatangi kantor Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bulungan di Jalan Kolonel Soetadji, Rabu (13/9/2017). 

Selain itu, pihaknya juga menemukan adanya praktik berjualan tidak sehat yang dilakukan sejumlah pedagang. Beberapa pedagang, sebenarnya sudah memiliki lapak di Los Agro.

Hamri menegaskan, seluruh aktivitas yang sebelumnya ada di pasar subuh/bongkaran akan dipindahkan ke Los Agro. Dan bagi pedagang yang belum memiliki lapak di Los Agro, akan difasilitasi oleh UPT Pasar Induk. "Yang sudah punya meja, harus kembali ke mejanya," ujarnya.

H Sainuddin, Pengurus Pasar Induk mengaku menyambut baik rencana Disperindagkop Kabupaten Bulungan menertibkan aktivitas pasar subuh/bongkaran. Jika terus dibiarkan, kata dia, tujuan pendirian Los Agro bisa melenceng dari seharusnya.

Untuk alasan pedagang yang enggan pindah karena lapak di Los Agro dinilai terlalu kecil, menurutnya bukanlah jadi penghalang. Agar dagangan tidak meluber ke gang-gang yang ada, maka pedagang harusnya membawa barang dagangan sesuai dengan kapasitas lapak yang dimiliki.

Lebih jauh, hal-hal seperti ini juga akan memberikan kesempatan bagi pedagang-pedagang lainnya untuk memperoleh pembeli.

"Coba bayangkan, berjualan dari jam 06.00 molor sampai 08.00. Jadi semua orang yang mau belanja ke tempat lain nggak ada lagi. Itu yang mau kita atur," ujarnya.(*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help