TribunKaltim/

Tol Balikpapan-Samarinda Ditarget Selesai 2018, Sekali Lewat Bayar Rp 100 Ribu

Jelang akhir tahun, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kembali mengecek progress proyek pembangunan tol Balikpapan-Samarinda.

Tol Balikpapan-Samarinda Ditarget Selesai 2018, Sekali Lewat Bayar Rp 100 Ribu
tribunkaltim.co/cornel dimas satrio kusbinanto
Sejumlah pekerja proyek tol Balikpapan-Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang akhir tahun, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kembali mengecek progress proyek pembangunan tol Balikpapan-Samarinda. Membawa rombongan besar, mulai sejumlah Kepala Dinas terkait, Direktur Jasa Marga Area Balikpapan-Samarinda, dam wartawan dari berbagai media pengecekan dilakukan sejak sore hingga malam.

Proyek tol seksi I, II, dan IV merupakan proyek Jasa Marga yang dilihat langsung Gubernur Awang.

"Kita semua sama-sama berangkat. Wartawan juga ikut sampai selesai. Silakan nanti tanya seluruhnya. Kenapa ada tanam tumbuh, bagaimana penyelesaiannya. Soal tambang di jalan tol juga. Saya yakinkan semuanya clear. Semua masalah itu hanya administrasi. Untuk masalah lahan, kami selesaikan melalui konsinyiliasi. Saya yakinkan jalan tol selesai pada Desember 2018," kata Awang kepada wartawan, Senin (11/9) lalu.

Baca: Dibawah Polesan Coach Iwan, Winger Borneo FC Akui Timnya Menanti Momen Kemenangan Kandang

Sementara itu, bicara tarif tol, menurut Kornel Silaholo, mantan Panitia Lelang dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Pusat, tarif tol Balikpapan-Samarinda nantinya ditentukan sebesar Rp 1000/km.

Jika dikonversi keseluruhan, perkiraan biaya yang harus dikeluarkan pengendara dalam satu perjalanan melalui tol Balikpapan-Samarinda kurang lebih RP 100 ribu. Mengingat panjang tol keseluruhan 99 km.

Direktur Jasa Marga untuk Samarinda dan Balikpapan, Arie Irianto menyatakan keputusan tarif tol melalui penetapan terlebih dahulu dari BPJT sebelum akhirnya disepakati. Namun, ia tak menyangkal adanya tarif Rp 1000/ km.

Baca: VIDEO – Gara-gara Tertekan oleh Pelajaran Siswi SMP Ini Nekat akan Loncat dari Lantai 17

"Dari BPJT memang diarahkan Rp 1000/km. Tetapi, setelah jadi, baru kami akan menunggu ketetapan tarif dari Kementerian PUPR," katanya.

Terkait niatan Pemprov Kaltim melibatkan Perusda, Kaltim Bina Sarana (KBS) dalam kepengelolaan tol bersama Jasa Marga hingga kini belum diketahui. "Kami belum tahu hal itu. Nanti akan dibicarakan," ujar Arie.

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help