TribunKaltim/

16 Ribu Kendaraan Lewat Jalan Balikpapan-Samarinda selama 2016, 50% Kendaraan Nanti Lewat Tol

TARIF tol Balikpapan-Samarinda yang diperkirakan Rp 99 ribu menimbulkan pertanyaan berapa besar pengguna kendaraan yang selama ini

16 Ribu Kendaraan Lewat Jalan Balikpapan-Samarinda selama 2016, 50% Kendaraan Nanti Lewat Tol
Tribunkaltim/M Wikan H
Pembanguan Jalan Tol Balikpapan Samarinda hingga saat ini terus berlanjut. Pembanguan yang berjalan yakni Seksi 1 

TRIBUNKALTIM.CO - TARIF tol Balikpapan-Samarinda yang diperkirakan Rp 99 ribu menimbulkan pertanyaan berapa besar pengguna kendaraan yang selama ini melaui jalan Balikpapan-Samarinda beralih melalui jalur tol. Tribun mengecek ke Dishub Kaltim perihal berapa persentase kendaraan yang melewati jalur existing saat ini, Kamis (14/9).

Kasi Angkutan Dishub Kaltim Jaka Purwa didampingi stafnya Yuni Hadi menjelaskan, persentase kendaraan yang melewati jalur Balikpapan-Samarinda mencapai 9 ribu selama 2010 dan naik menjadi 16 ribu kendaraan pada 2016.

Hingga 2010 ada 3,4 juta kendaraan yang melalui jalur Balikpapan-Samarinda. Sementara 2015, perkiraan mencapai 6,3 juta kendaraan. Ini berdasarkan rumus perhitungan lalu lintas kendaraan per tahun.

Baca: Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Diperkirakan Rp 100 Ribu, Dewan Minta Kajian Dulu

Berapa besar kendaraan jumlah kendaraan yang nantinya beralih melalui tol, disebut keduanya tergantung kondisi ke depan. Pihaknya tak berani menentukan, karena harus melalui perhitungan sesuai dengan kondisi serta ekonomi pengguna jalan. "Kalau itu, harus melalui perhitungan dahulu," kata Jaka.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, Mahmud Samsul Hadi, memperkirakan ada lebih lebih 50 persen kendaraan yang nantinya akan pindah ke jalur tol. Angka ini berdasarkan tipe kendaraan, yakni kendaraan penumpang bukan umum yang menjadi pengguna terbesar jalur Balikpapan-Samarinda.

"Perkiraan lebih 50 persen, bisa 54 persen. Angka 54 persen tersebut berasal dari golongan kendaraan penumpang bukan umum yang memang menjadi pengguna terbesar jalur Balikpapan-Samarinda saat ini," ujarnya.

Baca: Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Termahal di Indonesia, Ini Perbandingannya

Diberitakan sebelumnya, setiap pengguna tol Balikpapan-Samarinda akan dikenakan biaya sesuai dengan golongan tipe kendaraan masing-masing. Tarif terendah berlaku bagi kendaraan golongan 1 dimana didalamnya termasuk kendaraan pribadi. Tarifnya yakni Rp 1000 / km. Ini berarti dikalkulasikan dengan panjang tol Balikpapan-Samarinda yang mencapai 99 km, maka setiap pengguna jalan diwajibkan memberi retribusi tol Rp 99 ribu per sekali jalan tol Samarinda- Balikpapan.

Dijelaskan terkait hal tersebut, Mahmud juga memberikan pandangannya. "Jalan tol ini kan harus memiliki alternatif. Tak bisa jika jalan tol menjadi satu-satunya jalan, sehingga pengguna kendaraan tak memiliki pilihan lain selain menggunakan jalan tol saja. Jika nanti tol jadi berarti Kaltim memiliki dua jalan jalur Balikpapan-Samarinda, yakni jalan tol, kemudian jalan yang ada sekarang ini," ucapnya.

Meskipun tol memiliki biaya dalam penggunaannya, tetapi tol juga memiliki keuntungan diantaranya jarak yang lebih pendek sehingga membuat waktu tempuh menjadi lebih cepat.

Baca: Riska, 6 Tahun Lumpuh tak Pernah Dibantu Pemerintah, Istri Walikota Langsung Bertindak

Katakanlah dengan menggunakan jalan lama, biaya operasi kendaraan seperti bensin mencapai Rp 100 ribu dengan jangka waktu tempuh sekitar 3 jam. Tetapi dengan menggunakan tol kemungkinan biaya bensin tak sampai Rp 100 ribu. Ini dikarenakan jalan tol lebih mulus, sehingga tak membuat kendaraan banyak berhenti yang membuat bahan bakar cepat habis.

Pertimbangan lebih cepat sampai inilah yang membuat perkiraan pengguna jalan tol tersebut akan didominasi kendaraan jenis penumpang bukan umum (kendaraan pribadi). (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help