TribunKaltim/

Begini Penampakan Sangkulirang Rock Arts yang Memuncaki Kategori Situs Sejarah Terpopuler API 2017

Kabar baiknya adalah salah satu dari 7 destinasi Kaltim memuncaki kategori Situs Sejarah Terpopuler yakni, Sangkulirang Rock Arts

Begini Penampakan Sangkulirang Rock Arts yang Memuncaki Kategori Situs Sejarah Terpopuler API 2017
infocitrabaru.blogspot.com
Karst Mangkalihat di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru datang dari Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Penyelenggara API 2017 telah mengeluarkan hasil perolehan suara sementara hingga tanggal 31 Agustus 2017.

Sebelumnya telah diketahui 7 destinasi Kalimantan Timur masuk dalam kategori berbeda dari total 15 kategori.

Kabar baiknya adalah salah satu dari 7 destinasi Kaltim memuncaki kategori Situs Sejarah Terpopuler yakni, Sangkulirang Rock Arts di Kabupaten Kutai Timur.

Ajang program Kementerian Pariwisata RI yang bekerjasama dengan laman www.ayojalanjalan.com ini mengajak publik memilih secara online untuk menentukan mana destinasi terbaik di Indonesia.

Setelah periode voting dibuka sejak 1 Juni 2017 lalu, Sangkulirang Rock Arts memperoleh suara tertinggi dengan perolehan suara 85,7%.

Baca: Ini Alasan Jatam Berjuang Pertahankan Karst Sangkulirang - Mangkalihat

Perolehan Suara Sementara API 2017 Kategori Situs Sejarah Terpopuler per 31 Agustus 2017
Perolehan Suara Sementara API 2017 Kategori Situs Sejarah Terpopuler per 31 Agustus 2017 (Anugerah Pesona Indonesia 2017)

Saat ini, Sangkulirang Rock Art harus bersaing dengan sembilan nominator lainnya dalam kategori yang sama diantaranya, Istana Siak Sri Indrapura dari Kabupaten Siak, Situs Gunung Padang dari Kabupaten Cianjur, Istana Maimun dari Kota Medan. Situs lain yang bersaing hanya memperoleh suara tak sampai 10%.

Perolehan ini masih dapat berubah, karena voting masih akan berlangsung hingga tanggal 31 Oktober 2017.

Caranya warga bisa memberikan dukungan lewat website anugerahpesonaindonesia.com. Satu email, hanya dapat digunakan satu kali saja.

(anugerahpesonaindonesia.com)
Halaman
123
Penulis: Alfiah Noor Ramadhany
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help