TribunKaltim/

Jokowi Diminta Tegas! Tekan Parpol Pendukungnya yang Ganggu KPK

Hal ini harus dilakukan Jokowi agar partai pendukung pemerintah tidak justru ikut-ikut menganggu kerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi Diminta Tegas! Tekan Parpol Pendukungnya yang Ganggu KPK
ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF
Presiden RI, Joko Widodo memberikan sambutan saat peresmian jalan tol Jombang-Mojokerto di gerbang tol Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (10/9/2017). Dengan beroperasinya tol Jombang-Mojokerto (Joker) sepanjang 40,5 kilometer tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan dan meningkatkan perekonomian di Jawa Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, Presiden Joko Widodo perlu mengambil sikap dan langkah tegas dengan menekan partai politik pendukungnya.

Hal ini harus dilakukan Jokowi agar partai pendukung pemerintah tidak justru ikut-ikut menganggu kerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jokowi mesti memanfaatkan posisinya untuk menekan koalisi pendukung supaya tidak ganggu KPK," kata Haris di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

 "Jadi kalau kemudian Pansus tak menemukan sesuatu yang signifikan maka bubar saja. Sebab banyak utang politik anggota dewan, utang di bidang legislatif," kata dia.

Baca: DPR Tuai Kecaman Minta KPK Tunda Periksa Setya Novanto, Tetapi Reaksi Fadli Zon Bikin Geleng Kepala

Baca: Alamak, Tersinggung Gegara Tak Disebut Yang Terhormat, Anggota DPR Protes Pimpinan KPK

Baca: Salut, Disediakan Makan Prasmanan Enak dan Lengkap oleh DPR, Tapi KPK Pilih Bawa Nasi Kotak Sendiri

Baca: Itu Hoax, KPK Dituding Pinjam Rp5 Miliar untuk OTT Jebakan Laode Sampai Tidak Bisa Tidur

Baca: Usulan Pembekuan KPK Dianggap Reaksi Spontan Henry Yosodiningrat

Haris mengatakan, Jokowi juga perlu menekan partainya untuk memperkuat KPK.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help