TribunKaltim/
Home »

News

» Etam

Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Pakai Teknologi Jerman

Perkembangan pengerjaan fisik jalan Tol Balikpapan‑Samarinda saat ini masih menunggu selesainya pembebasan lahan.

Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Pakai Teknologi Jerman
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perkembangan pengerjaan fisik jalan Tol Balikpapan‑Samarinda saat ini masih menunggu selesainya pembebasan lahan.

Meski demikian, disebut Heru Subagio, Pimpinan Proyek Jasa Marga, yang meng-handle seksi II, III, dan IV, beberapa teknologi tinggi sudah disiapkan untuk mengejar target penyelesaian jalan tol pada Desember 2018.

"Tenaga manusia, tak banyak kami gunakan. Ini karena ada teknologi dari Jerman yang digunakan untuk proses rigid jalan tol. Ada enam alat yang kami sebut Concrete Paver Machine. Ini dari Jerman. Per harinya, bisa melakukan proses rigid beton sepanjang 400 meter. Saat ini sudah ada 4 alat yang didatangkan," ujarnya.

Nantinya keenam Concrete Paver Machine tersebut, akan dibagi rata untuk ketiga seksi yang dikerjakan Jasa Marga.

Baca: Ditarget Beroperasi 2018, Segini Tarif yang Harus Dibayar Jika Lewat Tol Balikpapan-Samarinda

Baca: Gubernur Awang Sebut Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilintasi mulai Mei 2018

Baca: Warga Samboja Sebut Banjir Akibat Proyek Tol Balikpapan-Samarinda

"Jadi, seksi II ada dua alat, seksi III dan IV juga dua alat Concreta Paver Machine. Alat ini, hanya perlu manusia untuk operasionalan saja. Nantinya proses pekerjaan beton rigid, operator tinggal input besaran ketebalan beton melalui komputer, dan alatnya langsung otomatis jalan," katanya.

Selain itu, dalam proses pembangunan jalan tol, akan ada 35 overpass (jembatan) yang dibangun.

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help