TribunKaltim/
Home »

Sport

» MotoGP

Wah, Penonton yang Soraki Marquez Disebut Tak Pantas Gemari Olahraga Balap Motor

Para penonton di Misano World Marco Simoncelli bersorak gembira saat Marc Marquez terjatuh di sesi warming up.

Wah, Penonton yang Soraki Marquez Disebut Tak Pantas Gemari Olahraga Balap Motor
MOTOBLOG.IT
Para fans Valentino Rossi saat berkumpul di tribun Brutapela Sirkuit Misano, pada MotoGP San Marino 2015. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Fanclub Valentino Rossi, Flavio Fratesi, menyebut penggemar yang menyoraki Marc Marquez saat MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017), tidak layak disebut penggemar balap motor.

Saat MotoGP San Marino, Marc Marquez, mendapatkan perlakukan kurang mengenakan dari penonton yang mayoritas penggemar Valentino Rossi.

Para penonton di Misano World Marco Simoncelli bersorak gembira saat Marc Marquez terjatuh di sesi warming up.

Sedangkan saat perayaan podium, para penggemar Valentino Rossi menyoraki Marc Marquez yang berhasil menang balapan.

a

Salah satu foto unggahan fans Valentino Rossi di media sosial Instagram

INSTAGRAM.COM

"Ada 20 ribu orang di tribun, sama seperti sepak bola, pasti ada orang-orang yang tidak sportif," kata Flavio Fratesi seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

Flavio Fratesi mengungkapkan bahwa sulit untuk mengatur hal seperti itu, karena tidak semua penggemar Valentino Rossi adalah anggota fanclub.

"Memang penting untuk mengatur mereka, tapi kami tidak bisa mengendalikan semuanya. Tapi kami selalu berkata bahwa kami harus sportif kepada semua orang."

"Kami tidak pernah meneriaki mereka, karena semua pebalap itu penting," kata Flavio Fratesi menambahkan.

Sebagai seorang presiden fanclub, Flavio Fratesi mengecam tindakan tidak menghormati pebalap lain dengan menyebut mereka tidak pantas menggemari balap motor.

"Ini bukan soal mereka tidak pantas menjadi anggota fanclub, tapi meraka tidak pantas menjadi penggemar balap motor."

"Olahraga ini penting, semua pebalap harus dihormati." (Bolasport.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help