TribunKaltim/

Borneo FC Bingung Surat Keputusan Komisi Disiplin Bocor di Media Sosial

Klub yang bermarkas di stadion Segiri, Samarinda ini berharap semua pihak tak sembarang menjustifikasi Borneo FC.

Borneo FC Bingung Surat Keputusan Komisi Disiplin Bocor di Media Sosial
TribunKaltim.co / Cornel Dimas
Skuat Borneo FC di Liga 1 2017 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC sampai saat ini masih menunggu balasan banding yang diajukan atas sanksi larangan bermain di kandang selama 4 laga.

Terkait banding yang diajukan, Borneo FC juga mengecam tersebarnya surat salinan keputusan Komisi Disiplin (Komdis) bernomor 088/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 di media sosial.

Baca: Setengah Telanjang dan Berdarah-darah, Cici Anisa Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dalam surat yang diterbitkan Rabu (13/9/2017) itu, secara gamblang tertulis perihal yang sangat memojokkan Borneo FC.

Apalagi nama Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin disebut melakukan intimidasi terhadap perangkat pertandingan pada laga melawan Bali United, pekan lalu.

Baca: Menang Atas Persiba, Persipura Ramaikan Perburuan Gelar Juara

Head Media Officer Borneo FC, Hedly Sundana mengungkapkan surat tersebut seharusnya hanya ditujukan kepada klub yang bersangkutan dan tak boleh bocor ke publik.

"Menurut kami, segala keputusan Komisi Disiplin yang ditujukan kepada klub, informasi didalamnya bukan untuk konsumsi publik. Apalagi tidak ada rilis resmi yang dilakukan oleh Komdis sehingga memunculkan interpretasi perihal isi keputusan tersebut," ucapnya, Minggu (17/9/2017).

Ia menilai bocornya salinan surat Komdis tersebut berimbas buruk terhadap citra Borneo FC yang didakwa. Padahal, kata Hedly, keputusan itu diberikan tanpa melakukan proses pemanggilan, pembelaan bahkan klarifikasi dari Borneo FC.

Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help