TribunKaltim/

Disdukcapil Kaltara Usul 301.021 Keping Blangko ke Pusat

Sumaji mengatakan, kemungkinan besar blangko baru akan tiba pada akhir bulan September ini. Paling cepat mudah-mudahan minggu ketiga

Disdukcapil Kaltara Usul 301.021 Keping Blangko ke Pusat
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Pemandangan di ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulungan, Jalan Meranti, Tanjung Selor, Kalimantan Utara Jumat (8/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara kembali meminta blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) di sisa akhir tahun 2017 ini. Sebab blangko KTP-El di lima daerah di Kalimantan Utara dalam beberapa pekan terakhir mulai menipis.

Permintaan blangko oleh Pemprov Kalimantan Utara kali ini ialah yang ketiga kalinya sepanjang tahun 2017. Blangko yang diminta tak tanggung-tanggung, sebanyak 301.031 keping. Kebutuhan sebanyak ini untuk memenuhi proses peralihan KTP-El dari Kalimantan Timur menjadi Kalimantan Utara.

"Sudah termasuk juga alokasi untuk usia 17 tahun dari 300-an ribu keping itu. Tapi sebagian kecil saja. Yang banyak itu yang peralihan dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Utara," kata Sumaji, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kalimantan Utara kepada Tribun di ruangannya, Jumat (15/9/2017)

Kebutuhan blangko terbanyak di tiga daerah, masing-masing Tarakan, Nunukan, dan Bulungan. Sumaji mengatakan, kemungkinan besar blangko baru akan tiba pada akhir bulan September ini. "Paling cepat mudah-mudahan minggu ketiga bulan ini sudah ada," sebutnya.

Permintaan 301.021 keping ini bahkan diasumsikan bisa menutupi kebutuhan KTP-El penduduk yang masuk dalam daftar tunggu. "Insyaallah, dengan jumlah itu semuanya sudah akan terpenuhi. Kami prediksikan sudah cukup," katanya.

Usulan pertama di awal tahun kemarin, Tarakan kebagian 6 ribu keping, Nunukan 8 ribu keping, Bulungan 4 ribu keping, Tana Tidung 2 ribu keping. Selanjutnya tahap kedua, rata-rata kelima daerah mendapat alokasi 3.500 sampai 4.000 keping.

"Yang tahap pertama dan kedua kemarin memang terbatas, karena hasil dari lelang 7 juta keping. Untuk tahap ketiga ini masuk lelang 25 juta keping," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help