TribunKaltim/

Pegulat Putri Kaltim Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia

Tiga pegulat Kaltim Dian Putri Rahmaniah, Anita Dwi Ningrum, dan Papang Ramadhani mewakili Indonesia di ajang Kejuaraan Gulat Tradisional

Pegulat Putri Kaltim Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia
tribunkaltim.co/cornel dimas
Ilustrasi:Pegulat Kaltim (biru) saat bertarung di PON XIX/2016 Jawa Barat, 2016 silam. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tiga pegulat Kaltim Dian Putri Rahmaniah, Anita Dwi Ningrum, dan Papang Ramadhani mewakili Indonesia di ajang Kejuaraan Gulat Tradisional di Turkmenistan, Ashgabat yang mulai digelar pada Sabtu (16/9) hingga Kamis (28/9).

Sejauh ini prestasi membanggakan diukir Anita Dwi Ningrum di kelas 65 kg. Anita berhasil merah medali perunggu di kejuaraan level dunia tersebut.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim Sumarlani bangga dengan prestasi yang diraih atletnya. Menurutnya pencapaian tersebut diharapkan dapat menular ke rekannya yang juga bertarung di ajang itu, Papang dan Dian Putri.

Baca: Persiba Menyerah atas Persipura 4-2, Haryadi Berharap Laga Kandang

"Ya, kami berharap yang lain juga bisa memberikan hasil yang maksimal dengan mempersembahkan medali untuk Indonesia. Ini juga nantinya akan menjadi modal mereka menuju Pra-PON dan PON 2020 akan datang di Papua, serta menjadi motivasi untuk pegulat junior kami untuk bisa berprestasi seperti mereka," ungkapnya, Minggu (17/9).

Sumarlani menjelaskan, prestasi yang ditorehkan atletnya itu menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, khususnya Kaltim, karena kejuaraan ini bersaing dengan atlet gulat negara-negara lain.

Baca: Sepatu Baru Bikin Pemain Borneo FC Ini Lebih Pede

"Pastinya kami sangat bangga bisa membawa nama Indonesia khususnya Kaltim hingga Internasional dan ini akan terus kami pertahankan prestasi yang diaraih para pegulat Kaltim, ya salah satunya dengan terus melakukan pembinaan yang berkesinambungan dan regemerasi atlet-atlet junior yang ada di masing-masing daerah," tuturnya. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help