TribunKaltim/

Pelajar SMPN 1 dan SMPN 5 Grogot

Jarang dan Bigi Geta Paser Wakili Kaltim di Festival Seni dan Budaya Tingkat Nasional

Pelajar SMPN 1 dan SMPN5 Grogot mewakili Kaltim di ajang festival dan seni siswa nasional di Surabaya, 24-30 September di Surabaya.

Jarang dan Bigi Geta Paser Wakili Kaltim di Festival Seni dan Budaya Tingkat Nasional
Sarassani/ Tribun kaltim
Pelajar SMPN 1 Tanah Grogot dan SMPN 5 Tanah Grogot Kabupaten Paser yang mewakili Kaltim di ajang FLS2N Tingkat Nasional bersama Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Setda Paser Muslich dan Sekretaris Disdikbud Paser, Jumat (22/9). 

TANA PASER, TRIBUN - Setelah merebut juara I di tingkat provinsi, pelajar SMPN 1 Tanah Grogot dan SMPN 5 Tanah Grogot dipercaya mewakili Kaltim di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat nasional yang berlangsung 24-30 September di Surabaya, Jawa Timur.

Bagi SMPN 1 Tanah Grogot, FLS2N tingkat nasional tahun ini adalah pengulangan prestasi tahun 2016, bahkan berhasil menjuarai Kreativitas Seni Tari tingkat nasional FLS2N.

Pelajar SMPN 1 Tanah Grogot dan SMPN 5 Tanah Grogot Kabupaten Paser yang mewakili Kaltim di ajang FLS2N Tingkat Nasional bersama Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Setda Paser Muslich dan Sekretaris Disdikbud Paser, Jumat (22/9).
Pelajar SMPN 1 Tanah Grogot dan SMPN 5 Tanah Grogot Kabupaten Paser yang mewakili Kaltim di ajang FLS2N Tingkat Nasional bersama Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Setda Paser Muslich dan Sekretaris Disdikbud Paser, Jumat (22/9). (Sarassani/ Tribun kaltim)

“Tahun lalu anak-anak kita meraih juara I pada Kreativitas Seni Tari tingkat nasional, tahun ini kita kembali dipercaya mewakili Kaltim di lomba yang sama,” kata Rudi Nuriansyah, pelatih tari pelajar SMPN 5 Tanah Grogot.

Bedanya, lanjut Nuriansyah, Kreativitas Seni Tari yang akan ditampilkan mengusung tema Jarang atau langka.

Baca: Test Urine di SMK Negeri Grogot, Seorang Siswa Positif Pengguna Narkoba

Baca: Grogot Rawan Konflik, Ini Pesan Danrem 091/ASN Ke Dandim 0904/T

”Tema tari ini terinsiprasi dari kekayaan khas flora dan fauna Kaltim, yakni Anggrek Hitam dan Burung Enggang. Melalui seni tari ini, kita harapkan bisa ikut melestarikannya,” ucapnya.

Sedangkan SMPN 5 Tanah Grogot menurut Badaruddin Syah mengangkat permainan anak tradisional Bigi Geta. Pelatih Kreativitas Musik Tradisional pelajar SMPN 5 ini juga menyampaikan bahwa Bigi Geta berarti niji karet atau pedak.

Jalan Yos Sudarso yang akan diresmikan menjadi kawasan Car Free Day setiap akhir pekan, Jumat (3/3/2017).
Jalan Yos Sudarso yang akan diresmikan menjadi kawasan Car Free Day setiap akhir pekan, Jumat (3/3/2017). (TRIBUN KALTIM/SARASSANI)

“Melalui tema ini, anak-anak berhasil mewakili Kaltim di lomba Kreativitas Musik Tradisional FLS2N tingkat nasional,” kata Badaruddin Syah.

Keberangkatan pelajar-pelajar Kabupaten Paser mewakili Kaltim di ajang FLS2N ini dilepas Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Setda Paser, Muslich, Jumat (22/9).

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help