TribunKaltim/

Tips Interior

Apartemen Tipe Studio Digandrungi Gen Milenial, Nih Triknya Ya Agar Ruangan Terasa Lega

Apartemen tipe studio memang tengah digandrungi sebagian masyarakat terutama generasi milenial, yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta.

Apartemen Tipe Studio Digandrungi Gen Milenial, Nih Triknya Ya Agar Ruangan Terasa Lega
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Apartemen tipe studio memang tengah digandrungi sebagian masyarakat terutama generasi milenial, yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta.

Alasannya satu, harga yang relatif terjangkau serta berada di pusat kota.

Namun, memiliki apartemen dengan ukuran sekecil ini, tentu membutuhkan sedikit kebijaksanaan dalam berbelanja serta meletakkan barang furnitur Anda.

Sebisa mungkin, mengubah paradigma dari apartemen studio menjadi kurang studio.

Berikut desain apartemen studio yang kurang studio yang dapat Anda ikuti, seperti dikutip dari Apartementtheraphy:

Ilustrasi karpet pemisah. Ilustrasi karpet pemisah.
Ilustrasi karpet pemisah.(www.apartementtheraphy.com)

1. Pisahkan dengan karpet

Desain apartemen studio milik Jeanette dan Mikul di California ini, terlihat cukup luas.

Dengan menggunakan sebuah peralatan desain vital, mereka menciptakan sebuah ruangan yang nyaman.

Karpet digunakan sebagai pembatas untuk area tempat tinggal secara spesifik.

Dengan demikian, sebuah zona intim lebih terasa akibat adanya karpet sebagai ruang pemisah.

Baca: Baru Pindah ke Apartemen akankah Hidup Anda Berubah 180 Derajat?

Baca: Hindari Apartemen Mungil jadi Sesak, Begini Tips Pilih Lemari Pakaian yang Tepat

Baca: Berniat Tinggal di Apartemen, Ini 10 Biaya yang Perlu Anda Perhitungkan!

2. Atur tata letak

Menggunakan furnitur yang bervariasi serta pandai dalam meletakkannya, merupakan kunci dalam membuat apartemen studio tak nampak studio.

Misalnya, meletakkan meja kerja sekaligus meja makan ke sudut dinding untuk menghemat ruang.

Selain itu, letakkan sofa sebagai tanda bahwa wilayah itu merupakan bagian dari ruang keluarga.

Sementara, di depannya diletakkan kursi yang menunjukkan bahwa itu merupakan area ruang tamu, bila dilihat secara kasat mata.

3. Buat dinding sendiri

Biasanya, sebuah apartemen studio, tidak memiliki dinding pembatas antar ruangan.

Namun, Anda dapat menjadikan berbagai furnitur sebagai alat pembatas bagi apartemen mungil Anda.

Tentu, Anda membutuhkan sedikit privasi bagi kamar Anda, bukan?

Apartemen studio milik Anna.
Apartemen studio milik Anna.(www.apartementtheraphy.com)

4. Gunakan lemari

Ketika Anda hanya memiliki satu ruangan yang digunakan untuk berbagai hal, Anda dapat menggunakan lemari yang dimiliki sebagai pembatas.

Mungkin, tidak semua lemari dapat berfungsi untuk menciptakan 'tipuan' ini.

Namun, apartemen studio milik Anna di Chicago ini setidaknya mampu menunjukkan, bila Anda tak perlu tidur di kamar sekaligus ruang tamu yang sama.

Apartemen studio milik Dominic.
Apartemen studio milik Dominic.(www.apartementtheraphy.com)

5. Trik Tipuan

Dominic cukup cerdik dalam menyulap apartemen studio miliknya di Hollywood Barat, dengan menggunakan dua trik tipuan desain yang berbeda.

Pertama, dia membangun sebuah dinding pemisah, dimana setengah di antaranya berukuran berbeda.

Ini menciptakan sebuah area dengan dimensi berbeda pada apartemen, namun dengan tidak menghalangi cahaya yang ada.

Kedua, secara tidak sengaja, dia menciptakan sebuah ruang kerja yang compact, dimana dapat ditutup setelah pekerjaannya rampung. (Kompas.com/Dani Prabowo)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help