TribunKaltim/

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Sulit Cari Dana Rp 300 Miliar, Unmul Ajak Menteri Lihat Gedung Mangkrak

Berharap dari dana APBD Kaltim sudah dilakukan, namun tak ada hasil (setelah perpindahan aset).

Sulit Cari Dana Rp 300 Miliar, Unmul Ajak Menteri Lihat Gedung Mangkrak
Tribun Kaltim/Nevrianto
Salah satu pembangunan kampus di Unmul yang mangkrak 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persoalan mangkraknya lebih 12 gedung perkuliahan dan laboratorium di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda belum ada juga menemukan solusi.

Sejak diserahkan aset kampus dari Pemprov ke Kemenristek Dikti, Unmul hanya bisa berharap dari dana APBN untuk penyelesaian gedung‑gedung mangkrak tersebut.

Berharap dari dana APBD Kaltim sudah dilakukan, namun tak ada hasil (setelah perpindahan aset).

"Minta bantuan Gubernur Kaltim sudah. Tetapi karena ada perpindahan kewenangan jadi APBD tak bisa bantu. Padahal, saat saya berbincang dengan Kepala Bappenas, pola pikirnya mestinya tak seperti itu. Semuanya itu bisa bantu," ujar Wakil Rektor IV Unmul Bohari Yusuf.

Masih menunggu kucuran dana Rp 300 miliar yang dijanjikan akan dikeluarkan melalui APBN serta Instruksi Presiden membuat manajemen Unmul berencana membawa langsung Menteri Ristek dan Dikti M.

Nasir melihat langsung kondisi gedung mangkrak yang ada di Unmul.

Sebagai informasi, keseluruhan dana yang dibutuhkan untuk penyelesaian 12 gedung mangkrak mencapai Rp 300 miliar.

Dana ini disebut akan dipenuhi pusat karena adanya Instruksi Presiden untuk menyelesaikan seluruh bangunan mangkrak di universitas se Indonesia.

"Akhir September nanti, Menteri Ristek dan Dikti akan datang ke Unmul. Itu dalam acara kampus Nusantara Mengaji. Dalam sela‑sela kunjungan itu, kami akan mengajak melihat langsung kondisi gedung mangkrak. Jadi, bukan hanya dari laporan saja, tetapi dari pantauan langsung di lapangan," kata Wakil Rektor II Unmul, Abdunnur, Senin (25/9/2017).

Halaman
123
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help