TribunKaltim/

186 Pedagang Sayur Direlokasi ke Pasar Penampungan Tanah Grogot

Sebanyak 186 pedagang sayur berjualan di lahan samping Pasar Induk Senaken atau sering disebut Pasar Penampungan, Senin (2/10)

186 Pedagang Sayur Direlokasi ke Pasar Penampungan Tanah Grogot
Sarassani/ Tribun kaltim
Setelah direlokasi sekarang 186 pedagang sayur berjualan di lahan samping Pasar Induk Senaken atau sering disebut Pasar Penampungan, Senin (2/10). 

TANA PASER, TRIBUN – Sebagai tindak lanjut Inspeksi Mendadak (Sidak) Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah bersama tim gabungan Satpol PP Paser, Polres Paser dan Kodim 0904/Tng, awal bulan Juni lalu, Pasar Induk Senaken Kecamatan Tanah Grogot, sekarang terlihat lebih rapi dan nyaman dari kondisi sebelumnya.

Itu karena sebanyak 186 pedagang sayur di Pasar Induk Senaken telah direlokasi ke tempat yang baru, lokasi yang banyak disebut dengan Pasar Penampungan.

Setelah direlokasi sekarang 186 pedagang sayur berjualan di lahan samping Pasar Induk Senaken atau sering disebut Pasar Penampungan, Senin (2/10).
Setelah direlokasi sekarang 186 pedagang sayur berjualan di lahan samping Pasar Induk Senaken atau sering disebut Pasar Penampungan, Senin (2/10). (Sarassani/ Tribun kaltim)

Sebelumnya mereka menempati pinggir jalan lingkungan Pasar Induk Senaken untuk berjualan, bahkan ada yang berjualan di depan kantor UPTD Pasar Induk Senaken.

Baca: Pemkab Paser Klaim Sudah Melakukan Aksi Pelestarian Lingkungan

Baca: BLK Paser Studi Banding ke UPTLK Technopark Ganesha Sukowati Sragen

“Sebanyak 186 pedagang yang kita relokasikan ini merupakan tidak lanjut sidak Pak Wabup. Beliau minta pedagang ditata agar lebih rapi dan nyaman," kata Koordinator dan Ketertiban Keamanan UPTD Pasar Panyembolum, M Jamal, Senin (2/10).

"Kami pun menyampaikan bahwa ada lahan kosong, jadi 186 pedagang itu akhirnya direlokasi,”  tuturnya menambahkan.

Kotak amal di los konveksi Pasar Induk Senaken, Rabu (15/3/2017).
Kotak amal di los konveksi Pasar Induk Senaken, Rabu (15/3/2017). (TRIBUN KALTIM/SARASSANI)

Sebenarnya luas lahan milik Pemkab Paser yang tersedia 5.763 M2, namun karena ada warga yang mengklaim sebagian lahan tersebut, jadi baru sebagian yang digunakan untuk pedagang.

Baca: Dengar Tahanan Grogot Kabur, Buka Luka Lama Rutan Balikpapan

Baca: Hanya 7 Persen dari 3.000 Pencari Kerja di Paser Terserap di Perusahaan

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help