TribunKaltim/

Ini Bedanya Generasi Milenial dan Baby Boomer saat Nongkrong di Kedai Kopi

Meski begitu, pengunjung kedai kopi tidak terbatas pada pecinta kopi yang ingin menikmati kopi enak.

Ini Bedanya Generasi Milenial dan Baby Boomer saat Nongkrong di Kedai Kopi
Thinkstock
Penikmat wifi umumnya akan terlihat di pojok-pojok ternyaman sebuah kedai kopi. 

TRIBUNKALTIM.CO -- "Ngopi dulu yuk", ajakan tersebut sangat sering kita dengar dari teman, rekan kerja, hingga kolega bisnis, yang mengisyaratkan bahwa minum kopi memang lebih enak jika dilakukan bersama-sama dari pada sendirian.

Nongkrong di kedai kopi, baik lokal atau gerai kopi internasional, memang sudah menjadi gaya hidup masyarakat di kota-kota besar.

Apalagi di Jakarta yang jumlah kedai kopinya terus bertambah.

Meski begitu, pengunjung kedai kopi tidak terbatas pada pecinta kopi yang ingin menikmati kopi enak. 

"Banyak alasan (orang datang ke kedai kopi) dan tidak hanya sekedar menikmati kopi," kata Corporate Communication and Social Responsibility kedai kopi Tanamera Anindita Sekar Jati kepada Kompas Lifestyle saat acara 'Ngopi Bareng HSBC' di Tanamera Coffee, Jakarta Selatan, Senin (2/10/2017).

Bahkan di beberapa wilayah Jakarta memiliki tipikal pengunjung kedai kopi yang berbeda.

Misalnya berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Jakarta Pusat, para pengunjung kedai kopi merupakan orang-orang kantoran yang bertemu untuk membicarakan bisnis.

Tipikal ini tak lepas dari area sekitar Jakarta Pusat yang memang perkantoran.

Baca: Unik, Inilah 9 Tradisi Ngopi di Indonesia, Nomor 6 Mantap Jiwa!

Baca: Momen Asyik Ketika Jokowi dan Keluarga Ngopi di Kedai Tuku

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help