TribunKaltim/

Akan Dibangun Monumen di Nenang

Dandim PPU Berniat Pindahkan Meriam Peninggalan Belanda di Gunung Steling ke Makodim

Dandim 0913 Penajam Paser Utara (PPU) Letkol Czi Dwi Imam Subagyo berniat memindahkan meriam bekas perang di Gunung Steleng ke Makodim.

Dandim PPU Berniat Pindahkan Meriam Peninggalan Belanda di Gunung Steling ke Makodim
samir paturussi/ tribun kaltim
Dandim 0913 PPU Letkol (Czi) Dwi Imam Subagyo saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan di PPU, membicarakan rencana pemindahan meriam-merian di bekas perang Gunung Steleng ke makodim, Rabu (4/10). 

PENAJAM,TRIBUN- Dandim 0913 Penajam Paser Utara (PPU) Letkol Czi Dwi Imam Subagyo berkeinginan untuk memindahkan meriam peninggalan masa penjajahan Belanda  yang berada di Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam ke halaman Makodim kilometer 9, Kelurahan Nipahnipah.

Tujuan pemindahan itu, agar benda bersejahrah itu sisa Perang Dunia II itu bisa terawat secara baik, pernyatan itu disampaikan saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan, di halaman Makodim 0913 PPU, Rabu (4/10) siang.

Dandim 0913 PPU Letkol (Czi) Dwi Imam Subagyo saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan di PPU, membicarakan rencana pemindahan meriam-merian di bekas perang Gunung Steleng ke makodim, Rabu (4/10).
Dandim 0913 PPU Letkol (Czi) Dwi Imam Subagyo saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan di PPU, membicarakan rencana pemindahan meriam-merian di bekas perang Gunung Steleng ke makodim, Rabu (4/10). (samir paturussi/ tribun kaltim)

Ia mengatakan, selama ini meriam tersebut kurang terawat bagi yang dilakukan masyarakat maupun pemerintah.

Dengan melihat kondisi tersebut lanjutnya, sehingga pihaknya berkeinginan untuk memindahkan peninggalan perang tersebut di halaman Makodim.

Baca: Ribuan Warga PPU Serbu Pasar Induk Penajam Nonton Bareng Film G30S/PKI

Baca: 68 Orang Mendaftar sebagai Panwascam, Panwas PPU Minta Tanggapan Masyarakat

Baca: Dua Tahun tak Ada Anggaran Pendampingan, Sertifikat ISO Disdukcapil PPU Dicabut

“Kemarin kami sudah cat ulang karena cat yang sebelumnya loreng-loreng mulai luntur," kata dandim.

"Dari pada di Gunung Steleng dan tidak terawat lebih baik kami pindahkan saja di Makodim agar bisa kami rawat. Apa bedanya meriam di depan Kodam juga diambil dari Manggar Balikpapan dan sekarang kan sudah terawat,” jelasnya.

Dandim 0913 PPU Letkol (Czi) Dwi Imam Subagyo.
Dandim 0913 PPU Letkol (Czi) Dwi Imam Subagyo. (samir paturussi/ tribun kaltim)

Namun demikian, sebelum memindahkan meriam tersebut terlebih dahulu tetap akan meminta dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help