TribunKaltim/

18 Pegulat Kaltim Dikirim ke Kejurnas, Sasaran Menuju PON 2020

Gulat Kaltim getol menyiapkan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Ada 18 pegulat Kaltim yang bakal dikirim ke Kejurnas

18 Pegulat Kaltim Dikirim ke Kejurnas, Sasaran Menuju PON 2020
tribunkaltim.co/cornel dimas
Pegulat Kaltim (biru) saat bertarung di PON XIX/2016 Jawa Barat, 2016 silam. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gulat Kaltim getol menyiapkan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Ada 18 pegulat Kaltim yang bakal dikirim ke Kejurnas Open di Jakarta, 22-28 Oktober mendatang.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim Sumarlani menuturkan saat ini telah menggelar pemusatan latihan pagi dan sore di Gedung Gulat Jl Jakarta, Loa Bakung, Samarinda.

"Ada 36 atlet gulat yang ikut pemusatan latihan sejak Senin kemarin. Tapi kami kirimkan 18 atlet untuk Kejurnas Open di Jakarta. Itu sesuai dengan nomor yang dipertandingkan di Asian Games," ucap Sumarlani di Sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kamis (5/10).

PGSI Kaltim tak ingin memikirkan target medali di kejurnas tersebut. Pasalnya kejurnas itu nantinya bersifat terbuka yang diikuti pegulat-pegulat dari negara-negara Asia, seperti Iran, Turkmenistan.

Baca: Selain Padamkan Api dengan Air, Warga Juga Kumandangkan Adzan, Hasilnya Menakjubkan!

Sejauh ini Iran menjadi kekuatan utama gulat di Asia, sedangkan negara-negara Asia pecahan Uni Soviet seperti Turkmenistan dan Uzbekistan merupakan negara dengan kultur gulat yang kental.

Kejurnas ini merupakan kali pertama diselenggarakan pasca-PON 2016. Sekaligus ajang ini nantinya menjadi bagian seleksi atlet timnas Indonesia di Asian Games 2018 mendatang. Hal itu membuat Kaltim wajib fokus menimba ilmu dan menambah jam terbang untuk atletnya.

"Kejurnas berat ini. Tapi kami tetap berupaya atlet kita berprestasi di kejurnas ini. Sekaligus ini merupakan ajang seleksi Indonesia untuk Asian Games. Kita berharap atlet kita berpacu dan semoga apa yang diharapkan bisa tercapai dan menembus timnas," ujarnya.

Sumarlani menambahkan, sasarannya bukan di kejurnas, melainkan persiapan atlet menuju PON 2020. Oleh karena itu pihaknya mengirimkan beberapa atlet muda dan debutan untuk mengukur kemampuan atletnya.

Baca: Duh Mewek. . . Pelayan yang Selalu Siapkan Makan Siang Ahok Nangis Baca Surat dari Bosnya

Ada pula beberapa atlet eks PON 2016 yang bakal tampil di kejurnas, seperti Aliansyah, Eko Rony, Dewi Ulfah, Niko Mustofani, dan Desi Rahmawati.

"Sasaran kita sebenarnya PON 2020. Kita turunkan atlet muda di kejurnas kali ini. Harus berani untuk regenerasi. Harapan kami di kejurnas nanti, semoga atlet muda kami bisa breprestasi seperti senior," ungkapnya. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help