TribunKaltim/

Mau Bawa Sembako ke Sebatik, Kapal Asal Malaysia Karam Diterjang Ombak

terjangan ombak saat itu membuat air masuk ke dalam kapal. Hal yang tidak bisa dihindari inipun membuat air laut semakin banyak masuk

Mau Bawa Sembako ke Sebatik, Kapal Asal Malaysia Karam Diterjang Ombak
istimewa
Perahu milik Ibu Enceng menarik kapal pengangkut sembilan bahan pokok milik Subair yang karam di Perairan Sabah, Malaysia, Rabu (4/10/2017) sore 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Kapal pengangkut sembilan bahan pokok asal Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia karam diterjak ombak tinggi di perairan perbatasan Republik Indonesia- Malaysia.  

Kapal yang karam tersebut milik Subair, warga Jalan Hasanuddin RT 12, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara.

Baca: Restoran yang Akan Disinggahi Jokowi di Tanjung Selor Sudah Dijaga Ketat Paspampres

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Sungai Pancang, Letda Laut (P) K Arumbay mengatakan, kapaldengan nomor lambung TW/471/6/C itu sedang memuat sembilan bahan pokok untuk dibawa ke Pulau Sebatik.

“Kapalnya tenggelam karena diterjang ombak, saat berada di muara Sungai Aji Kuning yang masih masuk wilayah Perairan Sabah, Malaysia. Kejadiannya Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 16.00,” ujarnya, Kamis (5/10/2017).

Baca: 8 Momen saat Presiden Soeharto Blusukan, Sempat Nyamar dan Bikin Pejabat Kalang Kabut

Arumbay mengatakan, terjangan ombak saat itu membuat air masuk ke dalam kapal. Hal yang tidak bisa dihindari inipun membuat air laut semakin banyak masuk ke dalam kapal.

"Jadi penyebab tenggelamnya kapal tersebut dikarenakan gelombang air laut yang masuk ke dalam kapal,” ujarnya.

Baca: Telkom Sebut Jaringan Internet di Kaltara Kembali Normal

Dia memastikan, kapal tersebut telah ditarik menggunakan perahu milik Ibu Enceng, Warga Desa Sungai Pancang.

Baca: Ada yang Buka Jas hingga Diam-diam Lakukan Ini Saat Para Menteri Ikut Jokowi Jalan Kaki ke HUT TNI

“Kapalnya ditarik ke Sungai Lalaesalo, di samping dermaga Pos AL Sungai Pancang untuk dikandaskan. Supaya mudah proses pengangkatan barang sembako,” ujarnya.

Meskipun belum diketahui jumlah kerugian akibat tenggelamnya kapal tersebut, awak kapal dipastikan dalam keadaan selamat. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help