TribunKaltim/

Tim Khusus akan Tangani Penertiban Penggunan Lahan Fasilitas Umum Desa Padang Pangrapat

Pemkab Paser membentuk tim khusus yang akan menangani penertiban penggunaan tanha fasilitas umum di Desa Padang Pangrapat

Tim Khusus akan Tangani Penertiban Penggunan Lahan Fasilitas Umum Desa Padang Pangrapat
Sarassani/ Tribun kaltim
Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie sedang melakukan peninjauan jalan hasil pembangunan di wilayahnya. 

TANA PASER, TRIBUN – Lahan fasilitas umum di Desa Padang Pangrapat saat ini digunakan sejumlah masyarakat atas dasar Surat Keterangan Tanah (SKT) alias SKT tanah.

Terkait penataan dan penertiban aset daerah itu, Pemkab Paser membentuk tim khusus terdiri dari sejumalah SKPD, ATR /BPN Paser dan keamanan.

Kunjungan Bupati Paser H Yusriansyah di proyek perbaikan jalan provinsi yang menggunakan dana tanggap darurat APBD Paser, Senin (2/10).
Kunjungan Bupati Paser H Yusriansyah di proyek perbaikan jalan provinsi yang menggunakan dana tanggap darurat APBD Paser, Senin (2/10). (istimewa/ tribunkaltim)

“Rapat kemarin (Selasa,3/10-red) merupakan langkah awal pembahasan penyelesaian masalah sengketa petanahan, dimana fasilitas umum milik pemerintah yang ditempati warga yang memiliki surat SKT yang diterbitkan oleh Kades terdahulu,” kata Arif Rahman, Jumat (6/10).

Baca: Suatang Keteban Siap Jadi Tuan Rumah Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Paser

Baca: APBD-P 2017 Pemkab Paser Naik Menjadi Rp 1,98 Triliun

Baca: Bupati Paser Tinjau Proyek Peningkatan Jalan 14.400 Meter Modang–Pasir Mayang

Sebagai langkah awal penanganan fasilitas umum ini difokuskan pada lahan yang digunakan masyarakat, kemudian dibentuk tim khusus.

RUSAK - Jalan usaha perkebunan masyarakat di Kecamatan Long Ikis yang rusak dan perlu perhatian, Senin (11/9) lalu.
RUSAK - Jalan usaha perkebunan masyarakat di Kecamatan Long Ikis yang rusak dan perlu perhatian, Senin (11/9) lalu. (Sarassani/ Tribun kaltim)

“Jadi tim khusus semacam pokja yang akan merumuskan kegiatan, pemecahan masalah, serta melakukan pengkajian terhadap hukum dan aturan yang berlaku,” ucapnya.

Baca: Mantan Staf Ahli Bupati Paser Tersandung Korupsi, Curhat Merasa Ditipu

Baca: Kantor KPU Paser Tidak Lagi Dikepung Pembeli dan Pengetap BBM

Baca: Hanya 7 Persen dari 3.000 Pencari Kerja di Paser Terserap di Perusahaan

Harapannya tim khusus ini, lanjut Arif Rahman, dalam menyelesaikan permasalahaan akan tetap mengedepankan asas kekeluargaan, sehingga tetap menjaga suasana kondusif dalam mengembalikan fungsi awal fasilitas umum yang telah ditetapkan.

Genangan air di pemukiman yang terjadi tanggal 24 September ini sempat dikeluhkan warga Jalan A Yani Tanah Grogot. (istimewa)
Genangan air di pemukiman yang terjadi tanggal 24 September ini sempat dikeluhkan warga Jalan A Yani Tanah Grogot. (istimewa) (istimewa/ tribunkaltim)

Baca: Hanya 7 Persen dari 3.000 Pencari Kerja di Paser Terserap di Perusahaan

Baca: Antisipasi Menghadapi Banjir, Wapena dan BPBD Paser Agendakan Pembersihan Parit

Untuk diketahui, dalam rapat memfasilitasi permasalahan tersebut hadir Asisten I Setda Paser, Dinas Pembedayaan Masyarakat Desa, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kantor ATR/BPN, Kabag Pemerintahan dan Humas yang juga Plt Camat Tanah Grogot, Kepala Bagian Bina Kesra III, Kasubbag Pemerintahan, Kades Padang Pangrapat, BPD Padang Pangrapat, dan Tokoh Masyarakat Desa Padang Pangrapat. (aas)

Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help