TribunKaltim/

Atraksi Penerjun Hiasi Langit Sangatta

Para penerjun ini pun sudah melakukan uji coba di halaman Kantor Bupati Kutim, Selasa (10/10), sekaligus memeriksa kondisi medan pendaratan.

Atraksi Penerjun Hiasi Langit Sangatta
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
ATRAKASI - Ujicoba atraksi terjun payung tim dari Batalyon Intai Amfibi I Marinir Surabaya dan foto bersama Bupati dan Wakil Bupati usai melakukan atraksi 

> Lanal Datangkan Batalyon Intai Amfibi I Marinir Surabaya

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Peringatan HUT ke 18 Kabupaten Kutai Timur pada 12 Oktober 2017 besok, dipastikan bakal berlangsung meriah.

Tak hanya ada persembahan tari Jepen massal yang melibatkan sekitar 1.000 peserta dari jajaran organisasi wanita, perwakilan OPD, organisasi kepemudaan serta para pelajar SMP dan SMU di Sangatta, tapi akan ada pula atraksi dari 12 marinir dari Batalyon Intai Amfibi I Marinir Surabaya.

Mereka akan terjun dari ketinggian 10.000 feet di atas permukaan laut dan menghiasi langit Sangatta, terutama kawasan Bukit Pelangi tempat berlangsungnya kegiatan upacara peringatan HUT Kutim dengan beragam atraksi khas di udara.

Ada canopy relative world (CRW), membawa bendera HUT Kutim, bendera Merah Putih dan bendera Lanal Sangatta berputar-putar di udara, flat jump serta para penerjun yang akan membawa foto Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah Kutim.

Para penerjun ini pun sudah melakukan uji coba di halaman Kantor Bupati Kutim, Selasa (10/10), sekaligus memeriksa kondisi medan pendaratan.

Mereka merupakan penerjun yang melakukan atraksi terjun payung saat HUT TNI di Cilegon, Banten dan disaksikan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

“Persembahan atraksi terjun payung ini merupakan hadiah spesial dari Lanal Sangatta untuk Pemkab Kutim, selaku mitra yang memiliki hubungan baik. Sekaligus ingin memberi tontonan yang unik dan berbeda bagi masyarakat Kutim pada hari jadi yang ke 18 tahun ini. Kemudian kami usulkan untuk mempertunjukkan atraksi terjun payung ke Mabes TNI AL juga Pusat Penerbangan AL, hingga akhirnya disetujui dan mereka bisa hadir di hadapan kita. Semoga pada hari H nanti, penampilan mereka bisa berjalan lancar dan aman,” ungkap Danlanal Sangatta, Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta yang ikut menyaksikan uji coba bersama Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang.

Terpisah, Kapten Marinir Alamsyah selaku koordinator tim penerjun mengatakan persiapan yang dilakukan tidak banyak. Karena belum lama ini melakukan atraksi serupa di HUT TNI, 5 Oktober lalu.

“Persiapan fisik pastinya dan kekompakan. Kami satu tim ada 18 penerjun, namun untuk atraksi nanti, kita turunkan 12 penerjun saja. Sisanya, bersiap di area penerbangan dan pendaratan,” ungkap Alamsyah.

Tantangan saat melakukan ujicoba di Sangatta, menurut Alamsyah, kondisi awan yang sedikit tebal dan wilayah pendaratan yang merupakan kawasan perbukitan dengan bangunan bertingkat. Ia berharap di hari H, kondisi cuaca lebih cerah dan angin tidak kencang.

Selain itu, dalam tim ini pula ada penerjun tertua yang ikut bergabung. Dengan usia 45 tahun. Yakni, Letda Marinir Syaifuddin. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help