TribunKaltim/

Pelamar Mesti Hadir 90 Menit Sebelum Ujian Dimulai

Setelah SKD, nilai peserta langsung terpampang di layar. Semua orang bisa melihat. Dan pelamar bisa mengetahui dirinya lulus atau tidak

Pelamar Mesti Hadir 90 Menit Sebelum Ujian Dimulai
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Seorang pelamar CPNS bertanya kepada petugas Pansel CPNS di Kantor BKD Kaltara beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di instansi penerimaan Pemprov Kalimantan Utara resmi digelar Rabu (11/10/2017) hari ini . Panitia seleksi daerah dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara kemarin mulai menyiapkan sejumlah fasilitas yang akan digunakan peserta ujian SKD.

Pengamatan Tribun, Selasa (10/10/2017) di laboratorium computer assisted test (CAT) milik pemprov di Jalan Durian, beberapa staf BKD menyusun kursi dan menggelar tenda di halaman gedung laboratorium. Fasilitas ini sebagai tempat pelamar menunggu giliran ujiannya. Beberapa staf lainnya tengah merangkai kabel jaringan dari server di dalam ruang ujian menuju halaman depan. Sebuah layar lebar disiapkan guna memajang nilai masing-masing peserta ujian secara real time.

"Setelah SKD, nilai yang bersangkutan langsung terpampang di layar. Semua orang bisa melihat. Dan pelamar yang bersangkutan bisa mengetahui dirinya lulus atau tidak," kata Denny Prayudi, Kasubbag Pengadaan Pegawai BKD Kalimantan Utara di lokasi.

Area tunggu pelamar dipasang tali pembatas agar steril dari aktivitas lain di luar agenda pelaksanaan dan penunjang SKD. Maklum, laboratorium CAT pemprov menempati rumah toko atau ruko berlantai dua. Di sekelilingnya terdapat aktivitas niaga dan pendidikan.

Satu kali sesi ujian SKD, akan masuk 100 orang pelamar. Dalam sehari terdapat 6 sesi. Praktis per harinya 600 orang pelamar akan menyelesaiakan tahap penting dalam seleksi penerimaan CPNS ini.

Panitia seleksi mengimbau pelamar datang 90 menit sebelum masuk jam ujiannya. Sebab akan dilakukan legalisir Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) yang sudah dicetak masing-masing pelamar sebelumnya.

Pelamar juga wajib membawa dokumen asli (bukan salinan/foto kopi) Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Ijazah Asli. Termasuk juga transkrip nilai akademik. "Kalau tidak ada itu, tidak bisa masuk ujian. Ini dilakukan untuk menghindari adanya praktek curang," sebutnya.

Untuk memasuki ruangan ujian, pelamar akan diperiksa secara ketat. Petugas keamanan akan menggunakan metal detector untuk menghidari lolosnya berbagai perangkat elektronik masuk ke dalam ruang ujian. Panitia juga menyiapkan tempat penitipan barang khusus pelamar sebelum memasuki ruang ujian. "Jangan sampai ada barang yang masuk ke ruangan. Jangan sampai ada kebocoran soal," ujarnya. (*)

Antisipasi Kebocoran Soal
KEPALA Seksi Pensiun PNS Instansi Vertikal dan Provinsi Kantor Regional BKN VIII Banjarmasin Akhmad Suriadi, sebelumnya mengatakan, soal SKD yang disajikan kepada peserta tes tidak ada yang sama.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus menutup pintu kebocoran soal. Dalam SKD berbasis CAT, pelamar akan disajikan sebanyak 100 soal untuk dijawab. Waktu pengerjaan soal dibatasi 90 menit.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help