TribunKaltim/

Pohon Akasia Masih Berdiri di Tengah Jalan Semenisasi

Proyek semenisasi ini dibangun menuju kebun yang tidak ada warganya. Padahal pekerjaan dimaksud menghabiskan anggaran hingga Rp 94 Juta

Pohon Akasia Masih Berdiri di Tengah Jalan Semenisasi
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Pohon akasia masih berdiri di tengah jalan semenisasi yang dibangun di Kecamatan Nunukan Selatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Haji Danni Iskandar menyoal sejumlah pekerjaan proyek fisik yang tidak tepat sasaran. Salah satunya semenisasi di RT 05, Gang Haji Rasyid, Kecamatan Nunukan Selatan.

Proyek semenisasi ini dibangun untuk masuk ke kebun yang tidak ada masyarakatnya. Padahal pekerjaan dimaksud menghabiskan anggaran hingga Rp 94.995.000.

"Sebagai fungsi pengawasan, itu azas manfaatnya tidak ada untuk masyarakat. Kenapa dianggarkan?" ujarnya, Selasa (10/10).

Selain mubazir, kondisi jalan tersebut tidak terawat. Jalan yang mulai tertutup sampah pohon itu terkesan dikerjakan asal-asalan. Dari kondisinya, jalanan dibangun miring mengikuti kontur tanah kebun. Ironisnya, di tengah jalan semenisasi itu ada pohon akasia yang masih tegak berdiri.

Danni heran karena proyek tersebut bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan. "Ini nggak ada masyarakat di situ. Apalagi ada semenisasi, kok tengahnya ada pohonnya? Itu sengaja atau gimana?" katanya.

Danni tak akan menyoal pekerjaan dimaksud jika saja dibangun untuk kepentingan jalan usaha tani. Sebab, pekerjaan itu tentu akan memberikan manfaat kepada para petani.

"Tetapi ketika semenisasi hanya untuk meloloskan proyek, untuk kepentingan segelintir orang, terlebih dalam kondisi defisit sebagaimana saat ini, maka itu hanya membuang -buang anggaran," ujarnya.

Pihaknya akan menindaklanjuti temuan proyek mubazir dimaksud dengan mencari tahu, "Siapa pekerjanya? Tolong Dinas PU itu dicek silang juga. Jangan seenak- enaknya. Ini anggaran lumayan besar. Kalau posisi defisit bisa digeser untuk yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Pantauan Tribun proyek semenisasi jalan ini dibangun sepanjang sekitar 100 meter. Jalan itu berada di pertigaan jalan masuk menuju Mapolres Nunukan dan Kantor Kejaksaan Negeri Nunukan.

Proyek dianggarkan melalui APBD Kabupaten Nunukan 2017 lewat kegiatan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman dengan nomor kontrak 600/479/SPK/PPK/PLP/dPUPRPKP-VI/VII/2017. (*)

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help