TribunKaltim/

Kisah Mahasiswa Jadi Korban Salah Tangkap Aparat, Sempat Dianiaya Hingga Masuk Rumah Sakit

Anjar adalah satu di antara korban pemukulan oleh oknum aparat saat pembubaran aksi demo kemarin.

Kisah Mahasiswa Jadi Korban Salah Tangkap Aparat, Sempat Dianiaya Hingga Masuk Rumah Sakit
tribunjateng/khoirul muzaki
KISAH Korban Salah Tangkap yang Sempat Ditahan dan Digebuki Polisi. Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara telah minta maaf kepada korban dalam kericuhan pembubaran unjuk rasa di Purwokerto 

TRIBUNKALTIM.CO - Anjar Setiarma (20), mahasiswa IAIN Purwokerto masih terbaring sakit di ruang Anyelir RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Ia adalah korban salah tangkap aparat kepolisian dalam pembubaran peserta aksi penolakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Baturraden, Senin malam (9/10).

Ia sesekali memegang bagian ulu hatinya yang masih agak perih. Luka lecet di dagunya sudah agak kering.

Bekas memar di kepala dan lengannya masih tampak.

"Setelah dibebaskan kemarin langsung saya bawa Anjar ke rumah sakit Margono karena masih sakit. Terus suruh opname," kata Djupri, ayah yang setia mendampingi anaknya, Anjar di rumah sakit, Kamis (12/10/2017).

Baca juga:

Mantan Pejabat Dinas PU Kaltim Dijebloskan ke Rutan Sempaja

Rumahnya Tertimpa Longsor, Fitriadi Kaget Bangun Tidur Sudah di Atas Air

Ada Dugaan Pungli di Pelabuhan Semayang, Pelni Panggil Seluruh Agen Tiket

Pelaku UMKM di Balikpapan Galang Dukungan Agar Angkutan Online Tetap Beroperasi

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help