TribunKaltim/

Kisah Mahasiswa Jadi Korban Salah Tangkap Aparat, Sempat Dianiaya Hingga Masuk Rumah Sakit

Anjar adalah satu di antara korban pemukulan oleh oknum aparat saat pembubaran aksi demo kemarin.

Kisah Mahasiswa Jadi Korban Salah Tangkap Aparat, Sempat Dianiaya Hingga Masuk Rumah Sakit
tribunjateng/khoirul muzaki
KISAH Korban Salah Tangkap yang Sempat Ditahan dan Digebuki Polisi. Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara telah minta maaf kepada korban dalam kericuhan pembubaran unjuk rasa di Purwokerto 

Hujan Deras Bikin Rumah Warga di Balikpapan Tertimbun Longsor

Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Penajam Terendam Banjir

2 ABG di Samarinda Bunuh Orang Dewasa Pakai Bongkahan Batu

Anjar adalah satu di antara korban pemukulan oleh oknum aparat saat pembubaran aksi demo kemarin.

Dia tak tahu menahu tentang demo itu tapi tiba-tiba ditangkap.

Anjar sempat ditahan dan diperiksa oleh penyidik bersama 20 an peserta aksi di Mapolres Banyumas. Kemudian dibebaskan pada Selasa siang (10/10).

Djupri mengatakan, keluarga memasrahkan pengusutan kasus penganiayaan anaknya ke Polres Banyumas.

Ia juga telah menerima permintaan maaf Kapolres dan jajarannya atas insiden itu saat mereka menengok anaknya di rumah sakit semalam.

Djupri menghargai sikap Kapolres yang bersedia tanggung jawab untuk memfasilitasi pengobatan anaknya hingga pulih.

"Malah nanti kalau Anjar sudah pulang dari rumah sakit, suruh ke Polres untuk laporan, mungkin untuk melengkapi berkas penyidikan. Artinya sudah ada komitmen polisi untuk mengusut kasus itu," katanya.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help