TribunKaltim/

KM Egon Jalani Rute Pelayaran Nunukan-Surabaya

KM Egon selain memuat penumpang, juga memuat barang kebutuhan dengan kwantitas jauh lebih banyak dibandingkan kapal Pelni lainnya

KM Egon Jalani Rute Pelayaran Nunukan-Surabaya
istimewa
KM Egon yang akan melayani pelayaran rute Nunukan- Surabaya 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan KM Egon untuk melayani pelayaran rute Nunukan- Surabaya. Pelayaran perdana dari Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan berlangsung Kamis (12/10) disaksikan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid.

"Akhirnya PT Pelni Persero merespon jalur ke Surabaya. Ini aspirasi masyarakat yang saya perjuangkan selama ini," ujar Laura.

Rute pelayaran Nunukan-Surabaya sempat vakum selama empat tahun. Pada 2013 lalu, pelayanan rute ini dihentikan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) karena pertimbangan bisnis.

KM Egon yang kini melayani perlayaran tujuan Surabaya selain memuat penumpang, juga memuat barang kebutuhan dengan kwantitas jauh lebih banyak dibandingkan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) yang lain.

Kapal buatan tahun 1991 ini memiliki spesifikasi 4.651 GRT, panjang 94,30 meter dengan lebar 16 meter.

Laura mengatakan, dengan memberikan kesempatan membawa barang lebih banyak, tentu diharapkan kapal ini bisa memenuhi stok barang kebutuhan warga di Kabupaten Nunukan. Dengan begitu, warga di daerah ini juga bisa memutus ketergantungan barang asal Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Sebagai apresiasi terhadap respon PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Laura mengaku telah meminta setiap camat hingga ke pedalaman untuk membagikan kepada masyarakat, edaran berisi informasi pelayanan KM Egon.

Pelayaran KM Egon diyakini akan menciptakan peluang bisnis lebih luas. Sutrisno, salah seorang warga mengaku bersyukur karena rute Nunukan- Surabaya kembali terbuka.

"Sejak terhenti 2013, sekarang kita bisa menikmati lagi rute Nunukan- Surabaya. Pastinya ini membuat perdagangan berjalan baik. Pedagang juga bisa membawa barang lebih," ujar Sutrisno yang menumpang kapal tersebut dari Surabaya ke Nunukan.

Dia menyebutkan, selama ini pedagang di Nunukan hanya mengandalkan pengiriman barang melalui kargo pelabuhan ke pelabuhan. Dengan pelayanan seperti itu, biaya yang dikeluarkan juga sangat besar.

Dengan beroperasinya KM Egon, tentu biaya yang dikeluarkan juga akan menjadi lebih murah. "Kami kulak barang langsung bawa dari Surabaya bisa. Makanya lebih enak buat kita yang pedagang," katanya.

KM Egon melayani rute pelayaran Nunukan -Bontang - Parepare- Batulicin- Surabaya- Lembar- Waingapu.

Setiap penumpang dikenakan tarif Rp 209.000 untuk tujuan Bontang, Rp 312.000 tujuan Parepare, Rp 418.000 tujuan Batulicin, Rp 483.000 tujuan Surabaya, Rp 513.000 tujuan Lembar dan Rp 590.000 tujuan Waingapu. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help