TribunKaltim/

Operasional Transportasi Online Ditutup, Ojek Online pun Ikut Resah

Ratusan pengemudi taksi online dan ojek online berkumpul di depan Ruko Balikpapan Baru, Kamis (12/10).

Operasional Transportasi Online Ditutup, Ojek Online pun Ikut Resah
Instagram/Tribunnews
Driver gojek online bule 

"Tapi jangan Go-Jek dan Grab Bike. Kalau sampai Go-Jek dan Grab-bike ditutup, kami akan demo besar-besaran," ucapnya yang disambut sorakan massa "Betul,betul!"

Ditemui terpisah di Mapolres Balikpapan, M Syamsi Arifin, koordinator Grab-Bike Balikpapan yang ikut serta dalam mediasi antara polisi dengan pengendara ojek dan pengemudi taksi online menjelaskan beberapa hasil kesepakatan dalam pertemuan yang difasilitasi Wakapolres Kompol Yolanda E Sebayang.

Baca: Kisah Mahasiswa Jadi Korban Salah Tangkap Aparat, Sempat Dianiaya Hingga Masuk Rumah Sakit

Kesepakatan pertama, kata Syamsi para pengemudi diminta mendesak manajemen baik Go-Car, Uber, dan Grab-Car menyiapkan payung hukum perizinan pengangkutan penumpang di daerah, mengingat selama ini perizinan masih di tingkat pusat.

"Kalau roda 4 sama sekali di-stop, baik Uber, Grab, Go-car sampai surat perizinan sebagai pegangan kami di urus manajemen. Kita diminta mengurus regulasi, semacam izin angkutan umum, yang nantinya bisa berbentuk koperasi. Jadi nanti bisa setara dengan angkutan umum," ujarnya. "Kalau mobil ketahuan menarik penumpang akan ditilang," tambahnya.

Banyak pengemudi angkutan online tidak mengetahui berbagai regulasi. Hal inilah yang membuat mereka gamang dan merasa tidak aman tiap kali bekerja.

Baca: Kontrak di Bhayangkara Habis Akhir Musim Ini, Evan Dimas Bakal Bermain di Luar Negeri?

Keputusan kedua, pendataan ulang driver di tiap-tiap penyedia jasa transportasi online. Terakhir imbauan sekaligus kejelasan bagi pengemudi ojek online agar tidak mengenakan atribut selama beroperasi.

"Untuk Grab Bike dan Go-Jek, karena ini urusan perut. Jadi ya dipersilakan menarik (penumpang). Kita diminta berjaga jaga agar tidak berseragam dulu,"tandasnya. (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help