TribunKaltim/

Pemandangan Miris Angkot di Jawa Barat yang Masih Lolos Uji Kir, Netizen: Kan Mau Pilkada

Selain di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sebelumnya keputusan melarang transportasi online beroperasi juga terjadi di Jawa Barat

Pemandangan Miris Angkot di Jawa Barat yang Masih Lolos Uji Kir, Netizen: Kan Mau Pilkada
Twitter

TRIBUNKALTIM.CO - Polemik transportasi online dengan transportasi konvensional terjadi di beberapa daerah.

Selain di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sebelumnya keputusan melarang transportasi online beroperasi juga terjadi di Jawa Barat.

Larangan tersebut disepakati oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat yang dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersama terkait Angkutan/Taksi berbasis online di Gedung Pakuan Gubernur Jawa Barat, Bandung, Jumat (6/10/2017)/

WAAT menuntut agar transportasi online yakni, Grab, Uber, dan Gojek tidak beroperasi sebelum diterbitkannya peraturan baru yang sah.

Baca: 4 Posisi Ini Diyakni Bikin Wanita Makin Liar di Ranjang

Baca: Diperiksa Sebagai Tersangka Suap Bupati Kukar, Abun Dicecar 49 Pertanyaan

Selain itu dikutip dari Antara, transportasi konvensional di Jawa Barat menuntut perlakuan seimbang.

Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di gedung Sate Bandung, Senin (9/10/2017).

"Tuntutanya enggak berlebihan yakni mereka ingin diperlakukan sama biar seimbang. Kan kalau konvensional ada KIR tanda kendaraan, nopol kuning, bayar pajak. Masa iya ada usaha enggak bayar pajak. Kemudian SIM yang berlaku untuk taksi konvensional kan beda, kalau online itu SIM A umum," tambah pria yang akrab disapa Aher itu lagi.

Hal ini kemudian menjadi perdebatan baru dikalangan netizen.

Halaman
123
Penulis: Alfiah Noor Ramadhany
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help