TribunKaltim/

Pertamina dan BNNP Kaltim Cegah Narkoba dan HIV/AIDS di Pekerja Migas

Pertamina RU V Balikpapan bersama BNN Provinsi Kalimantan Timur menggagas Gerakan Pertamina Anti Narkoba & HIV/AIDS.

Pertamina dan BNNP Kaltim Cegah Narkoba dan HIV/AIDS di Pekerja Migas
TRIBUNKALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
GERAKAN ANTINARKOBA - Kepala BNNP Kalimantan Timur, Brigjend Pol. Raja Haryono, GM Pertamina RU V Balikpapan Togar M.P Marpaung Perwakilan Polda Kalimantan Timur, dan Perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan berpoto bersama usai penandatangan MoU Gerakan Pertamina Anti Narkoba & HIV/AIDS di kantor Kantor Besar Pertamina RU V Balikpapan, Jumat (13/10) 

BALIKPAPAN, TRIBUN -Sebagai bentuk komitmen anti narkoba dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS bagi para pekerja dan mitra kerja,  Pertamina RU V Balikpapan bersama BNN Provinsi Kalimantan Timur menggagas Gerakan Pertamina Anti Narkoba & HIV/AIDS.

Dalam sambutannya, General Manager Pertamina RU V Balikpapan menyampaikan bahwa PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara telah berkomitmen menunjukkan dukungannya untuk program Indonesia Tanpa Penyalahgunaan Narkoba yang diusung Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

Hal ini ditunjukkan melalui sejumlah kegiatan perusahaan baik di kantor pusat maupun di wilayah operasional. Sebelumnya pada bulan agustus lalu di Medan dan Jakarta telah dilakukan sinergi antara PT Pertamina MOR I (Sumbagut) dengan BNN Provinsi Sumatera Utara dan PT Pertamina MOR III (JBB) dengan BNN Provinsi DKI Jakarta.

"Hari ini kita dapat melihat sebuah bentuk Kerja Bersama yang telah tercipta antara Pertamina RU V dengan BNN Provinsi Kalimantan Timur, dimana melalui Gerakan Pertamina Anti Narkoba & Peduli HIV/ AIDS ini merupakan wujud upaya pencegahan narkoba di lingkungan kerja Pertamina RU V Balikpapan", ujar Togar M.P di Kantor Besar Pertamina RU V Balikpapan, Jumat (13/10) yang menjadi lokasi acara.

Turut hadir Kepala BNNP Kalimantan Timur, Brigjend Pol. Raja Haryono, Perwakilan Polda Kalimantan Timur, dan Perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan. Dihadapan seluruh tim management dan para pekerja Pertamina RU V Balikpapan, beberapa presntasi disajikan.Mulai dari P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) oleh Kepala BNNP Kalimantan Timur. Pencegahan Penularan HIV/AIDS yang disampaikan oleh Kepala Disnakertrans Kota Balikapan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Gerakan Anti Narkoba dan Peduli HIV/Aids oleh seluruh tim management dan para pekerja Pertamina RU V Balikpapan. Diutarakan Togar M.P paska ini, diharapkan kedua belah pihak bisa semakin bersinergi dalam menyosialisasikan bahaya narkoba dan mencegah semakin meluasnya penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNP Kaltim Brigjend Pol. Raja Haryono mengatakan Kaltim saat ini menjadi provinsi ketiga penyalahgunaan narkoba setelah Jakarta dan Sumatra Utara.
"Kaltim berbatasan dengan negara lain, sehingga pintu masuk sangat banyak. Rute Tarakan-Balikpapan dan Samarinda,"ujarnya.

Pihaknya menyambut baik pendandatangan nota kesepahaman ini. "Indonesia darurat narkoba jadi perhatian nasional. Semua harus turut mengamankan dan terlibat dalam pencegahan. Dengan MoU ini harapanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pertamina tidak terjadi,"tandasnya. (m02)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help