Ada Luka ada Paha Korban

Diduga Diterkam Buaya, Mayat Maskur Ditemukan Mengapung di Sungai Tambuni Penajam

Sehari setelah dikabarkan tewas diterkam buaya, mayat Maskur, Kamis (19/10) pagi, ditemukan warga mengapung di sungai Tambuni, Penajam, PPU.

Diduga Diterkam Buaya, Mayat Maskur Ditemukan Mengapung di Sungai Tambuni Penajam
samir paturussi/ tribun kaltim
Warga bersama petugas kepolisian, koramil, dan BPBD PPU menggunakan speedboat untuk mencari jenazah Maskur, yang dilaporkan hilang diterkam buaya saat tebar jaring di pantai Pango, Penajam, PPU, Rabu (18/10). 

PENAJAM,TRIBUN- Mayat, Maskur (50) akhirnya ditemukan mengapung di Sungai Tambuni, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (19/10) pukul 07.00 Wita setelah sempat hilang akibat diterkam buaya pada, Rabu (18/10) sekitar pukul 11.45 Wita saat sedang memasang jaring ikan.

Korban ditemukan  anaknya bersama warga di sekitar tempat korban diterjam buaya. Setelah ditemukan kemudian mayat korban dibawa ke rumahnya di RT 03 RW 1 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

Warga bersama petugas kepolisian, koramil, dan BPBD PPU menggunakan speedboat untuk mencari jenazah Maskur, yang dilaporkan hilang diterkam buaya saat tebar jaring di pantai Pango, Penajam, PPU, Rabu (18/10).
Warga bersama petugas kepolisian, koramil, dan BPBD PPU menggunakan speedboat untuk mencari jenazah Maskur, yang dilaporkan hilang diterkam buaya saat tebar jaring di pantai Pango, Penajam, PPU, Rabu (18/10). (samir paturussi/ tribun kaltim)

Saat ditemukan  tubuh korban masih utuh namun hanya paha bagian kanan bekas gigitan buaya. Setelah disemayangkan kemudian korban dikebumikan tak jauh dari rumahnya.

Pencarian terhadap korban ini dilakukan warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta kepolisian.

Sejak dikabarkan diterjam buaya langsung dilakukan pencarian di sekitar tempat kejadian. Bahkan pencarian ini dilakukan warga sampai tengah malam dan pihak keluarga melanjutkan pencarian sampai pagi hari.

Setelah melakukan pencarian selama 9 jam, mayat korban akhirnya ditemukan warga di Sungai Tambuni tak jauh dari tempat kejadian.

Baca: Jembatan Tol PPU Balikpapan Diajukan ke Pak Menteri

Baca: Pembahasan Pembangunan Jembatan PPU-Balikpapan Tertutup Bagi Jurnalis

Baca: Bupati Yusran Aspar Minta Persetujuan Kemendagri sebelum Mutasi Pejabat PPU

Setelah kejadian, buaya yang diduga menerkam korban sempat muncul dua kali di Sungai Tambuni.

Halaman
1234
Penulis: Samir
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved