TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Jaga Perbatasan, Kasrem 091/ASN Bangga dengan Pencapaian Prajurit Yonif 611/Awl

Selama sembilan bulan kedepan, prajurit 621/Manuntung (Mtg), akan bertugas menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia di Nunukan.

Jaga Perbatasan, Kasrem 091/ASN Bangga dengan Pencapaian Prajurit Yonif 611/Awl
HO/Penerangan Korem 091/ASN
Serah terima komando Satgas Pamtas RI-Malaysia, dari Yonif 611/Awang Long, kepada Yonif 621/Manuntung, yang disaksikan Kasrem 091/Aji Surya Natakesum, Kolonel Inf Frenky E Riupassa, Jumat (20/10/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Selama sembilan bulan kedepan, prajurit 621/Manuntung (Mtg), akan bertugas menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), menggantikan Satgas Pamtas Yonif 611/Awan Long (Awl).

Serah terima alih komando dan pengendalian (kodal) dilaksanakan di Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia, jalan Fatahillah, Nunukan, Kaltara, Jumat (20/10/2017).

Dalam amanat Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan, yang dibacakan Kasrem 091/ASN, selaku Wadan Kolaops Korem 091/ASN Kolonel Inf Frenky E Riupassa, menyampaikan tentang persoalan perbatasan antar negara, hingga kini masih merupakan suatu permasalahan yang cukup kompleks, menyangkut kedaulatan, Integritas maupun martabat masing-masing negara.

"Kawasan perbatasan juga memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi, seperti penyelundupan khususnya narkoba dan aktivitas illegal lainya. Hal ini agar menjadi perhatian seluruh prajurit selama melaksanakan tugas pengaman perbatasan," tuturnya melalui siara pers Penerangan Korem 091/ASN, Jumat (20/10/2017).

Berdasarkan laporan dan hasil evaluasi dari Satgas Yonif 611/Awl, diketahui prajurit telah melaksanakan tugas yang diberikan dalam menjaga keamanan perbatasan negara dengan sangat baik, diantaranya :

1. Meningkatnya jumlah patok batas yang telah diketahui letak dan kondisi realnya.

2. Turut serta mengungkap jaringan narkoba dikawasan perbatasan, dengan barang bukti berupa 51,66 gram sabu.

3. Menggagalkan peredaran minuman keras, dengan mengamankan 949 botol miras berbagai merk.

4. Menerima penyerahan senjata api rakitan jenis penabur, sebanyak 83 pucuk, pistol 1 pucuk, munisi penabur 2 butir, yang diamankan dari warga.

5. Turut dalam proses pemulangan TKI yang di deportasi dari Malaysia, sebanyak 2.421 orang.

”Berkenaan dengan keberhasilan tersebut, selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi Satgas Pamtas RI-Malaysia, maupun selaku pribadi saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus dan penghargaan kepada Satgas Yonif 611/Awl yang telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dengan sangat baik," ucapnya.

Acara serah terima komando itu diakhir dengan penandatanganan naskah serah terima Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 611/Awl ke Yonif 621/Mtg. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help