TribunKaltim/

Jaksa Minta Bantuan BPKP Audit Korupsi KSOP

"Kami meminta bantuan BPKP untuk menentukan kerugian negara dalam perkara ini,” ujarnya.

Jaksa Minta Bantuan BPKP Audit Korupsi KSOP
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi - Uang rupiah 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Nunukan meminta bantuan badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kegiatan rehabilitasi kapal patroli milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan.

Penyidik Kejaksaan Negeri Nunukan telah menetapkan NA, mantan Kepala KSOP sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan, Muhammad Rusli Usman, mengatakan, untuk melangkah kepada tahapan selanjutnya pihaknya masih terkendala pada nilai kerugian negara yang ditimbulkan atas kasus tersebut.

"Kami meminta bantuan BPKP untuk menentukan kerugian negara dalam perkara ini,” ujarnya.

Penyidik Kejaksaan Negeri Nunukan terus berupaya keras memenuhi alat bukti yang dipersyaratkan untuk membawa kasus itu ke pengadilan.

Baca juga:

Ada Festival Mahakam, Catat Sejumlah Agenda Menariknya

Pemerintah Sediakan 75 Ribu Bibit Tanaman Produktif untuk Provinsi Ini

Kabar Gembira, Dana Bagi Hasil Kaltim Kemungkinan Alami Peningkatan

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help