TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Batalyon Inf 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa Jaga Perbatasan Negara

Sebagai inspektur upacara, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Rudi Setiawan mewakili Dankolakops Korem 091/ASN.

Batalyon Inf 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa Jaga Perbatasan Negara
HO/Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN)
Upacara alih Kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Infanteri 403/ Wirasada Pratista kepada Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa. 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, MAHAKAM ULU - Bertempat di lapangan Kampung Long Bagun, Mahulu telah dilaksanakan upacara alih Kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Infanteri 403/ Wirasada Pratista kepada Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa, Selasa (24/10/2017).

Sebagai inspektur upacara, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Rudi Setiawan mewakili Dankolakops Korem 091/ASN.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Y Juan Jenau, Sekda Kab Mahulu Yohanes Afun, Wakil Ketua DPRD Kab Mahulu Tiopilus Hanyeq Ding, para Kadis Kab Mahulu, SKPD Kab Mahulu, Toga,Tomas,Todat Long Bagun,  Camat Long Bagun Tamaha,  Asisten II dan III Pemkab Mahulu

Dalam amanatnya Dankolakops Korem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan yang dibacakan Dandim Kubar menyampaikan, persoalan perbatasan antar negara, hingga kini masih merupakan suatu permasalahan yang cukup kompleks, menyangkut kedaulatan, integritas maupun martabat masing-masing negara.

Kawasan perbatasan juga memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi, seperti  penyelundupan khususnya narkoba, kegiatan-kegiatan illegal, termasuk pelintas batas secara ilegal.

Hal ini agar menjadi perhatian seluruh prajurit selama melaksanakan tugas pengaman perbatasan.  

”Dihadapkan pada tugas pokok TNI dalam menjaga dan melindungi keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka wilayah perbatasan RI-Malaysia harus dapat dijamin  keamanannya, sekaligus dapat memberikan kontribusi positif bagi  peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Sehingga kepercayaan terhadap TNI akan semakin tinggi yang berdampak positif pada citra TNI di tengah–tengah masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan laporan Purna Tugas  dan hasil evaluasi dari Satgas Yonif 403/WP, terlihat bahwa para prajurit telah mampu melaksanakan tugas yang diberikan dalam menjaga keamanan perbatasan RI – Malaysia dengan sangat baik, antara lain meningkatnya jumlah patok batas, menggagalkan penyelundupan narkoba 63,74 gram, miras 759 botol, penyerahan senjata api rakitan 10 pucuk, penyerahan muhandak 4 butir dan granat mortar kal 60 mm.

"Hal ini tidak terlepas dari hasil pembinaan teritorial yang dilakukan dengan baik oleh seluruh prajurit," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help