Jelang Laga MU versus Tottenham Hotspur, Siapa Lebih Baik, Romelu dan Harry?
Siapa yang lebih baik di antara Romelu Lukaku dan Harry Kane? Jawabannya bisa diketahui dari kemampuan mereka mencetak gol
TRIBUNKALTIM.Co - Siapa yang lebih baik di antara Romelu Lukaku dan Harry Kane? Jawabannya bisa diketahui dari kemampuan mereka mencetak gol saat pertandingan Premier League 2017/18 antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Sabtu (28/10).
Romelu Lukaku dan Harry Kane menjadi pembicaraan hangat sejak musim ini bergulir. Lukaku dan Kane sama-sama rajin mencetak gol. Lukaku, yang baru bergabung dari Everton, telah mencetak tujuh gol di Premier League, sedangkan Kane satu gol lebih banyak daripada Lukaku.
Dikutip dari Sky Sports, Graeme Souness, mantan pemain Liverpool, menilai Lukaku lebih baik daripada Kane. Menurut Souness, nilai lebih Lukaku adalah kemampuan berduel melawan bek-bek tengah lawan. Sebaliknya, Kane cenderung bermain di area yang sulit dijangkau lawan.
Baca: Istri Pembunuh Ketua DPRD Lakukan Rekonstruksi, Terungkap Apa yang Terjadi Saat Malam Tragis Itu
Lukaku dan Kane sama-sama berstatus penyerang hebat, namun duel ini adalah masalah bagi mereka. Sepanjang berkarier di Premier League, Lukaku kesulitan mencetak gol ke gawang enam klub besar Inggris, termasuk Manchester United. Menurut catatan BBC, Lukaku hanya mencetak 15 gol dari 58 pertandingan melawan enam klub besar. Artinya, rata-rata Lukaku mencetak gol setiap 289 menit.
Bagi Harry Kane, Manchester United bukan lawan yang mudah. Dari tujuh pertandingan melawan The Red Devils, Kane hanya mampu mencetak satu gol. Di kancah Premier League, Old Trafford adalah satu dari dua stadion di mana Kane belum pernah mampu mencetak gol.
Apakah mereka bisa mengakhiri catatan buruknya? Romelu Lukaku sedang mengalami masa paceklik setelah jeda internasional. Dari empat pertandingan terakhir, Lukaku tak mampu menyumbang gol untuk Manchester United.
Baca: 6 Imigran Gelap Afganistan Kabur, Bermodal Tali Nekat Lompat Pagar Tembok 6 Meter
Hal tersebut tidak menjadi alasan bagi Tottenham Hotspur untuk meremehkan kemampuan Lukaku. Toby Alderweireld, bek Spurs, justru menganggap rekan setimnya di tim nasional Belgia itu sedang berada dalam periode yang sangat bagus.
"Dia kuat, cepat, dan dia makin bagus dalam hal penempatan posisi dan sisi teknis permainan. Dia masih muda. Dengan Romelu, setiap kesalahan dari kami maka menjadi gol. Kami akan bertahan menghadapi dia sebagai sebuah tim," ujar Alderweireld di Tottenhamhotspur.com.
Baca: Istri Pembunuh Ketua DPRD Lakukan Rekonstruksi, Terungkap Apa yang Terjadi Saat Malam Tragis Itu
Harry Kane menyongsong pertandingan ini dalam performa yang sedang bagus. Dari tiga pertandingan setelah jeda internasional, Kane mencetak dua gol untuk Spurs. Pekan lalu Kane dua kali menjebol gawang Liverpool.
Namun demikian, Mauricio Pochettino, pelatih Spurs, mengirim sinyal Kane terancam tidak bisa tampil. Penyerang tim nasional Inggris itu mengalami cedera saat pertandingan melawan Liverpool.
Absennya Kane bisa menjadi kerugian besar bagi Spurs. Rio Ferdinand, mantan kapten Manchester United, menilai Spurs tidak memiliki peluang menang tanpa Kane.
"Jika Harry Kane cedera, maka mereka tidak memiliki peluang karena mereka tidak memiliki pengganti yang sepadan. Tottenham bukan tim yang hanya mengandalkan satu pemain, namun untuk menang, Anda membutuhkan penyerang yang haus gol dan tidak ada yang seperti Harry Kane," kata Ferdinand kepada Goal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/grafis_20171027_232712.jpg)