TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Hari Sumpah Pemuda, Danrem Nobar 'Merah Putih Memanggil'

Acara nonton bareng itu sendiri dilakukan dalam rangka hari Sumpah Pemuda, yang jatuh setiap tahunya tanggal 28 Oktober.

Hari Sumpah Pemuda, Danrem Nobar 'Merah Putih Memanggil'
Tribun Kaltim/Nevrianto
NONTON BARENG-Danrem 091/ASN nonton bareng (nobar) siswa, dan Ormas Film Merah Putih Memanggi bertepatan 89 Tahun Sumpah Pemuda , di studio XXI Big Mall, jalan Untung Surapati Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (28/10/2017) 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ratusan warga bersama pelajar dan jajaran TNI Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) nonton bareng film 'Merah Putih Memanggil' dI XXI Big Mall, Samarinda, Kalimantan Timur.

Acara nonton bareng itu sendiri dilakukan dalam rangka hari Sumpah Pemuda, yang jatuh setiap tahunya tanggal 28 Oktober.

Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Irham Waroihan menjelaskan, film ini sengaja diputar kembali, sesuai dengan perintah Panglima TNI. Kendati telah pernah menonton film itu, namun Danrem tetap antusias menonton bersama pelajar dan warga.

"Sudah dua kali nonton, namun karena antusiasnya warga ingin menonton, jadi saya ikut, karena dulu itukan nontonya bersama anggota," ucapnya, Sabtu (28/10/2017).

Lanjut dia menjelaskan, film tersebut merupakan gambaran dari citra TNI saat ini, yang diamana TNI telag dilengkapi dengan perlengkapan persenjataan yang memadai, ditambah dengan kemampuan personel yang sudah sangat teruji, membuat jaminan keamanan negara.

"Film ini terinspirasi dari kisah nyata, namun dikemas pada zaman saat ini, diamana persenjataan kita sudah modern, dan ditunjang dengan kemampuan personel kita yang sangat mumpuni dalam segala medan dan kondisi, serta penerapan operasi gabungan, darat, laut dan udara," ungkapnya.

Selain itu, film tersebut juga sebagai gambaran bangsa Indonesia, dan cerminan semangat anak muda. Dimana, bangsa Indonesia merupakan bangsa penjuang dan pemberani.

"Kita lihat bagaimana jiwa patriotiknya, ini gambaran semangat pemuda, yang rela berkorban, bahkan hingga berkorban nyawa," ucapnya.

"Pemuda harus bangkit, satukan perbedaan, mari bangun bangsa ini bersama," pesanya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help