TribunKaltim/

Viral di Sosmed

Berniat Melucu, Joke 'Wisuda Cuma Gandeng Orang Tua Berasa Bagi Raport?' Kena Tendangan Balik

Memang ini hanya sbeuah guyonan, namun ada beberapa orang yang bisa sensitif dengan jargon semacam itu.

Berniat Melucu, Joke 'Wisuda Cuma Gandeng Orang Tua Berasa Bagi Raport?' Kena Tendangan Balik
KOMPAS.com/Ika Fitriana
ILUSTRASI - Jalaludin dan anaknya, Siti Maesaroh, membagi-bagikan sate ayam dan lontong di arena wisuda sebagai tanda syukur. Siti menjadi salah satu wisudaawati terbaik dengan IPK 3,87 D3 Ekonomi Akuntansi tu Universitas Tidar Magelang, Sabtu (14/17/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Apakah kalian ada yang baru lulus dan diwisuda bulan ini?

Atau setidaknya sekitar bulan ini teman, pacar atau saudaramu ada yang wisuda?

Jika ada mungkin kalian akan datang ke acara wisudanya.

Datang ke acara wisuda itu penting bagi bagi sebagian orang.

Mereka ingin ikut merasakan suka cita para wisudawan dan memberikan selamat.

Bahkan bagi orang tua mahasiswa atau siswa, datang ke acara wisuda merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.

Sebab orang tua berhasil menyekolahkan anaknya hingga tamat.

Orang tua bisa menjadi tambah bangga jika anaknya lulus dan diwisuda dengan prestasi tinggi.

Namun uforia acara wisuda kadang berlangsung berlebihan.

Sampai ada hal-hal sensitif yang tidak seharusnya dilakukan malah terjadi di acara wisuda.

Seperti ada yang membuat joke: "Wisuda cuma bawa orang tua? Itu Wisuda atau bagi rapot?"

Nah, jargon semacam ini juga kerap dipakai menjadi meme.

Wisuda cuma bawa ortu
Wisuda cuma bawa ortu (Facebook)

Wisuda cuma bawa ortu/Facebook

Bahkan para wisudawan juga biasanya mengunggah foto wisuda mereka bersama teman atau pacar dengan caption seperti itu.

Memang ini hanya sbeuah guyonan, namun ada beberapa orang yang bisa sensitif dengan jargon semacam itu.

Misalnya wisudawan atau mahasiswa yang orang tuanya sedang sakit bahkan sudah meninggal.

Joke ini dikritik keras oleh Livani Rizky Putri yang mengalami hal itu.

Dia merasa joke ini cukup sensitif dan tidak sepantasnya digembar-gemborkan terlalu berlebihan.

Lalu akun Facebook SBMPTN mengunggah ulang postingan tersebut.

Meme wisuda cuma ditemani ortu
Meme wisuda cuma ditemani ortu (Facebook)

"KEBODOHAN JANGAN DIPELIHARA

Apa yang saya tulis kali ini bukanlah ke-iri-an akibat belum mempunyai pasangan saat ini (sakit hati itu bekasnya dahsyat loh!).

Tetapi, meme atau lucu2an di internet kali ini benar2 meresahkan saya.

Orangtua adalah 'sponsor' paling berjasa dalam hidup. Kamu dibiayai sejak kecil, gratis. Tidak ada permintaan imbalan apapun. Harapan mereka hanya ingin kita, menyelesaikan sekolah dengan baik bersama gelar yang kelak manfaatnya demi kita.

Untuk mereka? Mereka cuma memiliki kebanggaan. Bangga, anaknya lulus dan tidak menyia-nyiakan usaha orangtua selama ini.

Lalu, muncul lah meme ini. Meme yang ditujukan pada jomblo, atau orang yang belum punya pasangan kayak saya. Seakan-akan 'wisuda nggak gandeng pasangan' adalah aib di mata sosial.
Hei.

Baca juga:

Warga Prona Heboh, Asap Jago Merah Membumbung tak Terkendali akibat Sampah Terbakar

BREAKING NEWS - TPS Prona Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

HUT Agraria, IPPAT Gelar Senam Massal dan Lomba Yel-yel

Mobil Tabrak Rambu Rawan Kecelakaan, Begini Nasibnya. . .

Kantin Kampus jadi Panggung Rakyat, Begini Mahasiswa Peringati Sumpah Pemuda

Foto-foto Kenangan Debby Aulia, Gadis Cantik Samarinda yang Tewas Mengenaskan Gegara Hadang Pencuri

Tiga Imigran yang Kabur dari Rudenim Balikpapan Terdeteksi ke Banjarmasin

Saya ini sekolah, mati2an menyelesaikan skripsi demi diri sendiri dan orangtua, bukan orang lain, apalagi pasangan, pacar, atau apapun lah namanya itu yang kontribusinya gak sebesar usaha orangtua saya (serta orangtua saya di institusi tempat saya bersekolah - guru dan dosen).

Terus, kamu bisa seenaknya bilang 'wisuda cuma gandeng orangtua berasa kayak bagi raport?'

Orang2 di luar sana banyak yang wisuda tanpa tatapan bangga oleh orangtua mereka yang telah tiada, dan kamu gak tahu bagaimana perasaan mereka.

Bahkan saya, hingga saat ini, masih diliputi ketakutan yang luar biasa dengan pemikiran,
"Kelak ibu saya (yang kini sedang sakit) masih ada nggak saat saya wisuda nanti?"

- Putri, yang masih berjuang demi skripsi.

*Koreksi:
1. Foto truk dengan spanduk besar sudah dikoreksi bahwa itu adalah lucu2an disebuah selebrasi wisuda salah satu kampus, dan tidak bermaksud apa2. Terima kasih untuk yang sudah mengoreksi.

2. Semua foto murni secara random saya dapatkan via Google, hanya sebagai bahan ilustrasi dari kritik saya.

3. Saya tidak bermaksud untuk menyerang pribadi/ kelompok tertentu.

Tujuan saya hanya ingin mengkritisi jokes2 yang tidak bisa diterima sebagian besar orang seperti ini, termasuk saya. Karena saya merasa semakin lama, orang2 semakin tidak sensitif dalam berguyon.

Tambahan dan kritik sila ditulis bagian komentar. Komentar "Gitu aja baper", dan komentar serupa hanya akan memerlihatkan bagaimana sensitivitas kamu terhadap sekitar.

Terima kasih
Sumber : Livani Rizky Putri"

Meme wisuda cuman digandeng ortu
Meme wisuda cuman digandeng ortu (Facebook)

Unggahan akun Facebook SBMPTN ini cukup viral dan telah banyak dibagikan netizen.

Saat Tribun Style mengakses (29/10/2017) postingan yang diunggah pada 25 Oktober 2017 ini telah mendapatkan banyak respon.

Ada lebih dari 2 ribu like, 2.500 share dan 585 komentar.

Berikut ini beberapa komentar netizen yang ada di postingan tersebut.

"Wisuda ya bawa ortu lah, klo bawa pacar ya ke KUA aja sekalian disahkan...." tulis Ida Ayu Dewi.

"Gue bangga wisuda cuma bawa ortu, disitu gue bisa tunjukin kalau anaknya Lulus Dengan Pujian." tulis Aditya Prawirayana.

"Ada satu Hal yg membuat saya menangis dlm hati ketika saya wisuda, yaitu ayah saya tidak sempat melihat saya wisuda," tulis Anugrah Firdaus Sugianor.

Bagaimana dengan kalian?

Apakah setuju dengan joke itu atau sependapat dengan kritiknya?

(TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help