Polemik Transportasi Online

Per 1 November Tidak Boleh Ada Polemik Taksi Online‎ dan Konvensional, Begini Peraturannya

Ia menjelaskan, dengan diberlakukan Permenhub No. 108 Tahun 2017, tidak ada lagi polemik sesama transportasi.

Per 1 November Tidak Boleh Ada Polemik Taksi Online‎ dan Konvensional, Begini Peraturannya
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Salman Lumoindong, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong menegaskan bahwa, dengan diterbitkannya Peraturan Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017, tentang transportasi taksi berbasis online, diberlakukan ‎awal November 2017.

Dengan adanya peraturan itu, diharapkan tidak ada polemik lagi sesama transportasi.

Menurut dia, masalah taksi online, sudah turun Peraturan Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 sebagai pengganti Permenhub No 26 Tahun 2017.

Baca: Pernikahan Kahiyang Bergaya Solo Klasik, Ini Ritual Khusus yang Harus Dijalani Tim Perias

"Per tanggal 1 November, pengaturan taksi online sudah berlaku. Kami dari Dinas Perhubungan sudah mengatur, kuoto, tarif dan izin akan diberlakukan," kata Salman, kepada Tribun, usai rapat bahas anggaran bersama Komisi III DPRD Kaltim, di Gedung D DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (30/10/2017).

Ia menjelaskan, dengan diberlakukan Permenhub No. 108 Tahun 2017, tidak ada lagi polemik sesama transportasi.

"Insya Allah tidak boleh ada polemik lagi. Asal, sama-sama mentaati aturan itu ya. Baik dari operator maupun pengendara," tambahnya.

Baca: Nggak Mau Ditilang di Balikpapan, Jangan Panik! Catat Lokasi dan Pelanggaran yang Perlu Diwaspadai

Seperti yang diberitakan Tribun, dalam Permenhub No 108 Tahun 2017 dijelaskan, tidak hanya mengatur taksi online.

Baca: Bad News Nih! Penumpang Pesawat Bakal Dilarang Bawa Laptop, Ini Alasannya

Melainkan angkutan lainnya seperti angkutan antar-jemput, permukiman dan angkutan karyawan, serta angkutan carter.

Setiap pelayanan taksi online harus tertera tarif dalam aplikasi dan tidak menaikkan atau menerima penumpang langsung di jalan.

Setiap pengguna operasi taksi online wajib beroperasi di wilayah yang telah ditetapkan sesuai aturan yang telah ditentukan.(*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved